Ini Data Korban Longsor di Pemandian Air Panas Berastagi

Ini Data Korban Longsor di Pemandian Air Panas Berastagi

Petugas sedang melakukan evakuasi korban longsor di Raja Berneh, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Minggu (2/12)

(jw/eal)

Minggu, 2 Desember 2018 | 16:16

Analisadaily (Karo) - Longsor yang terjadi di Penginapan dan Pemandian Daun Paris, Desa Raja Berneh, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Minggu (2/12) sekitar pukul 06.00 WIB, mengakibatkan belasan orang tertimpa material bangunan. Bahkan tujuh diantaranya meninggal dunia.

Adapun data korban meninggal dunia sebagian berikut:

1. Santika Theresia (Pr);

2. Emiya Br Tarigan (Pr);

3. Mones (Pr);

4. Enjelita Br Ginting (Pr).

"Sementara tiga orang lainnya belum diketahui identitasnya," kata Kapolres Karo, AKBP Benny R. Hutajulu, Minggu (2/12) siang.

Benny menuturkan bahwa selain korban meninggal dunia, juga terdapat korban yang mengalami luka-luka.

Adapun korban luka-luka sebagai berikut:

1. Andika (23), Medan, mengalami luka lecet kaki kiri;

2. Novita Sari (19), Simpang Ujung Aji Karo, Berastagi, mengalami luka robek telinga kanan atas, kelopak mata kanan memar dan bengkak-bengkak pada kepala bagian kanan;

3. Afinda (22), Desa Bukit Kecamatan Dolatrayat, kedua persendian tangan tidak bisa digerakkan;

4. Desa Br. Sinambela (21), Binjai, kedua pergelangan tangan mengalami sakit;

5. Putri Yolanda (19), Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, persendian tangan kanan sakit dan tidak bisa digerakkan;

6. Janeta (18), Jalan Samudera, Gang, Cendrawasih, mengalami sakit pinggang;

7. Indra (21), Tiga Balata, Simalungun, lutut kaki kiri lecet.

"Seluruh korban saat ini sedang mendapat perawatan di rumah sakit yang berada di Kota Berastagi. Dan korban meninggal dunia sebagian sudah dibawa keluarga ke rumah duka," ucap Benny.

Saat ini petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri dan masyarakat sedang melakukan evakuasi di lokasi terjadinya longsor.

"Saat ini personel dan tim gabungan tengah mengevakuasi tempat kejadian manakala masih adanya korban yang tertimpa longsoran dan melakukan pendataan terhadap korban tersebut," ungkap Benny.

Benny juga mengimbau kepada masyarakat yang ada di sekitar lokasi agar berhati-hati dan mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

"Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar waspada bila terjadi hujan lebat, khususnya warga yang memiliki rumah di atas maupun di bawah bukit untuk mengungsi sementara ke tempat yang aman agar menghindari adanya korban jiwa jika terjadi longsor susulan," imbaunya.

Untuk diketahui, longsor di pemandian air panas Daun Paris, Desa Raja Berneh, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, terjadi akibat hujan lebat yang melanda kawasan Berastagi pada Minggu (2/12) pagi.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar