Industri Pariwisata Perlu Didukung Sarana Memadai

Industri Pariwisata Perlu Didukung Sarana Memadai

Menteri Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (11/7)

(rzp/csp)

Kamis, 11 Juli 2019 | 13:53

Analisadaily (Medan) - Industri pariwisata Indonesia perlu didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk Bandar Udara sebagai gerbang masuk wisatawan dalam dan luar negeri.

Menteri Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, komitmen Grab untuk mendukung sektor pariwisata Indonesia dengan menghadirkan GrabCar Airport di banyak bandara bisa menjadi solusi.

"Intinya memudahkan akses para pengunjung untuk berwisata maupun kunjungan bisnis," kata Luhut di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (11/7).

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menyebut, integrasi transportasi merupakan unsur penting dalam perkembangan dan pertumbuhan ekonomi yang merata di Indonesia, termasuk Sumut.

"Kehadiran GrabCar Airport ini melengkapi sistem transportasi, sekaligus memberikan pilihan bagi masyarakat," sebutnya.

Sebagai upaya menggenjot jutaan pengunjung, baik dari dalam dan luar negeri ke berbagai kota di seluruh Pulau Sumatera, layanan taksi online GrabCar Airport hadir di 7 bandara.

Kehadiran layanan taksi online di 7 bandara Pulau Sumatera ini kerja sama strategis antara PT Angkasa Pura II dengan Grab. Dengan kehadiran GrabCar Airport diharapkan dapat mendorong ekonomi lokal, termasuk meningkatkan pendapatan mitra pengemudi.

Tujuh bandara tersebut adalah, Bandara Internasional Kualanamu, Bandara Internasional Silangit, Bandara Internasional Sultan Badaruddin II Palembang, Bandara Internasional Radin Inten II Bandar Lampung.

Selanjutnya Bandara Internasional Minangkabau Padang, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, dan Bandara Silampari Lubuklinggau.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menerangkan, saat ini pihaknya menyediakan layanan transportasi online secara resmi di 14 bandara di Indonesia. Sebagai bukti mempromosikan pariwisata Indonesia kepada jutaan wisatawan.

"Kami harap, kehadiran layanan kami dapat mendorong ekonomi lokal, termasuk pendapatan mitra pengemudi," ungkapnya.

Direktur Pelayanan dan Fasilitas Angkasa Pura II, Ituk Herarindri menjelaskan, sebagai operator bandara kelas dunia, pihaknya terus berusaha memberikan pelayanan prima yang memenuhi standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan.

"Kita percaya, kemudahan akses transportasi online di tujuh bandara di Sumatera menjadi nilai tambah. Layanan GrabCar Airport akan membantu mobilitas pengguna jasa bandara," Ituk menandaskan.

(rzp/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar