IMP Sumut Tolak Diskriminasi Terhadap Mahasiswa Papua di Surabaya

IMP Sumut Tolak Diskriminasi Terhadap Mahasiswa Papua di Surabaya

Puluhan mahasiswa Papua yang tergabung dalam IMP Sumut unjuk rasa di Kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Senin (19/8)

(jw/rzd)

Senin, 19 Agustus 2019 | 14:37

Analisadaily (Medan) - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua Sumatera Utara (IMP Sumut) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan.

Dalam aksi ini, IMP Sumut meminta siapa pun untuk menghentikan aksi intimidasi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua yang berada di Surabaya beberapa waktu.

"Ini sebagai bentuk solidaritas terhadap saudara kami di Surabaya yang disebut m****t," kata salah satu koordinator aksi, Damiel Wandik, di depan Kantor DPRD Sumut, Senin (19/8).

Damiel mengungkapkan, sejak Indonesia merdeka sampai hari ini, masih saja diskriminasi dilakukan terhadap orang Papua, seperti yang terjadi di Surabaya dan Malang.

"Sudah 74 tahun Indonesia merdeka, tapi tetap kami masih juga mendapat diskriminasi. Kami di katakan m****t. Padahal kita ini Bhineka Tunggal Ika," ungkapnya.

Ketua IMP Sumut, Agustinus Goo menjelaskan, aksi ini dilakukan untuk menuntut aparat negara dan organisasi masyarakat di Surabaya bertanggung jawab atas tindakan pelanggaran hak kebebasan kepada mahasiswa Papua.

IMP Sumut unjuk rasa (jw)

IMP Sumut unjuk rasa (jw)

"Bapak Presiden Joko Widodo atau Jokowi, mohon melihat dengan mata dan hati, selesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM di atas Tanah Papua," jelasnya.

IMP Sumut juga berharap Jokowi segera bertindak tegas dan cepat menyelesaikan masalah ini. Karena masalah ini sudah berlangsung cukup lama, dan pelanggran HAM sudah banyak terjadi .

"Itu yang kami sampaikan ke DPRD Sumut agar diaspirasikan ke pusat untuk menyelesaikan masalah ini," tegasnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar