Imigrasi Diimbau Layani Investor Secara Profesional di Era Industri 4.0

Imigrasi Diimbau Layani Investor Secara Profesional di Era Industri 4.0

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly di rapat Koordinasi Penguatan Tugas dan Fungsi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian di Kota Medan. Jumat (16/11)

(rzp/csp)

Jumat, 16 November 2018 | 14:04

Analisadaily (Medan) - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Hamonangan Laoly, memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala Divisi Keimigrasian dan Kepala Kantor Imigrasi se-Indonesia di Rapat Koordinasi Penguatan Tugas dan Fungsi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian di Kota Medan.

Menkumham menyampaikan, bahwa saat digelar pertemuan bersama Wakil Predien Jusuf Kalla, yang dihadiri pihak Kemenaker dan pihak Imigrasi beberapa hari lalu. Ia mengatakan, perang dagang antara Amerika dan China mempengaruhi keadaan global ekonomi dunia.

Maka dari itu, Pemerintah Indonesia perlu mengambil kesempatan di bidang ekonomi. “Imigrasi se-Indonesia khususnya harus mempunyai visi yang jelas mendukung Era Industri 4.0,” ucap Menteri Yasonna Laoly, Jumat (16/11).

Menkumham menambahkan, Keimigrasian supaya meninggalkan kebiasaan buruk menyambut investor yang ingin menanamkan modalnya ke dalam negeri. Keimigrasian diimbau memberikan pelayanan terbaik dan profesional.

“Supaya para investor merasa nyaman menjalankan usahanya di Indonesia. Yang nantinya akan memberikan dampak sosial seiring dengan peningkatan perekonomian di Indonesia,” tuturnya.

Dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tugas dan Fungsi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian ini, Menkumham mengungkapkan, fungsi pengawasan dan penindakan Keimigrasian bukan hanya mengenai keluar masuknya warga negara asing ke Indonesia saja.

Yasonna Laoly menjelaskan, dalam fungsi turunannya pengawasan dan penindakan Keimigrasian juga mencakup urusan multidimensi, baik politik, sosial, keamanan, dan ekonomi.

Keimgirasian se-Indonesia bekerja harus mengesampingkan ego sektoral dan ego pribadi. Supaya para investor tidak ragu menanamkan investasi di indonesia. Imigrasi harus siap mengikuti perkembangan Era Industri 4.0 secara global.

Bahkan semua data kementerian harus bisa dilihat real time oleh satu aplikasi. “Ada kemauan, ada jalan dan Anda akan melakukannya,” ujarnya kepada jajaran Imigrasi se-Indonesia.

(rzp/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar