Ijeck Sarankan Festival Danau Toba Gandeng Even Nasional

Ijeck Sarankan Festival Danau Toba Gandeng Even Nasional

Ijeck  ketika menerima kunjungan Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Kemenpar, Arie Prasetyo. (FOTO: Istimewa).

(rel/rzd)

Rabu, 23 Januari 2019 | 20:35

Analisadaily (Medan) - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, menyarankan agar pelaksanaan Festival Danau Toba (FDT) ke depan menggandeng even nasional. Sehingga mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Danau Toba.

Hal itu disampaikan Musa Rajekshah ketika menerima kunjungan Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Kemenpar, Arie Prasetyo.

Menurut Ijeck, sapaan Wagubsu, selama ini pelaksanaan FDT terkesan seremonial saja, sehingga tidak mampu mendongkrak jumlah wisatawan domestik maupun luar negeri.

“Selama ini FDT yang diselenggarakan terkesan seremonial, hingga kurang menarik para pengujung untuk datang,” katanya, Rabu (23/1).

Ijeck menuturkan, beberapa tahun lalu dirinya sempat terlibat dalam kegiatan FDT dengan mengisi rally motor besar yang diikuti peserta dari sejumlah negara sahabat mengitari Danau Toba. Kegiatan ini bisa menjadi daya tarik bagi pengunjung dalam dan luar negeri.

“Dan tentunya diisi dengan even-even lainnya,” ujar Ijeck.

Ijeck juga menyarankan, agar jadwal pelaksanaan FDT sudah ditetapkan jauh hari sebelumnya, sekaligus berbagai even yang akan diisi, serta penginapan yang tersedia. Kemudian disosialisasikan melalui brosur, spanduk dan berbagai media informasi lainnya.

“Sehingga informasi tentang FDT sampai ke masyarakat, bahkan ke luar negeri. Tidak seperti selama ini, kita tidak mengetahui tanggal pasti akan diadakannya FDT, meski daerah penyelenggara kita tetapkan,” ucapnya.

Seperti yang diketahui, ada beberapa lokasi atau destinasi wisata yang ada di Sumut ini, yang membuat wisatawan manca negara ingin berkunjung dan menikmati Sumut, diantaranya Danau Toba, Tangkahan dan Nias.

“Maka kita harapkan Danau Toba terus berbenah diri dan ini tentunya harus ada dukungan baik dari Pemprovsu, Pemkab/Pemko juga CSR dengan satu tujuan, yaitu memajukan wisata Danau Toba,” kata Ijeck.

Direktur Utama BPODT Kemenpar, Arie Prasetyo menyatakan, sependapat dengan Wagubsu Musa Rajekshah. Menurutnya, Danau Toba memiliki nilai jual yang sangat tinggi, karena itu, selain membenahi lokasi wisatanya, juga sangat penting melakukan penataan tempat-tempat penginapan, hotel dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

“Dalam waktu dekat saya berharap ada rapat membahas tentang kawasan Danau Toba ke depannya,” sebutnya.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar