Ijeck dan Sihar Sepakat Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Ijeck dan Sihar Sepakat Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA.

(aa/rzd)

Rabu, 14 Februari 2018 | 16:25

Analisadaily (Medan) - Badan Pengawas Pemilu Sumatera Utara (Bawaslu Sumut) menggelar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 di Lapangan Istana Maimun.

Deklarasi ini dihadiri langsung oleh calon wakil Gubernur Sumut (Cawagubsu), Musa Rajeckshah dari nomor urut 1 dan Sihar Sitorus dari nomor urut 2, serta sejumlah partai politik pengusung.

Usai pembacaan deklarasi, Cawagubsu dari nomor urut 1, Musa Rajeckshah, mengaku sangat setuju dengan adanya deklarasi tolak dan lawan politik uang dan politisasi SARA.

"Tanpa deklarasi ini pun kita tetap komitmen menolak politik uang dan politisasi SARA," ucapnya dengan percaya diri, Rabu (14/2).

"Namun pemahaman ini harus ditularkan kepada masyarakat paling bawah. Kalau masyarakat lebih paham apa yang dimaksud dengan politik uang dan politisasi SARA, kerja Bawaslu pun bisa lebih ringan," tambah pria yang akrab disapa Ijeck itu.

Hal senada juga dilontarkan Cawagubsu dari nomor urut 2, Sihar Sitorus. Ia mengatakan, Paslon nomor urut 2 dan tim pemenangan sepakat menolak dan melawan politik uang dan politisasi SARA.

"Politik uang dan politisasi SARA ini mempersulit diri sendiri. Maka tujuan kami adalah mempermudah semua urusan dan menjadikannya transparan," sebutnya.

Dalam kesempatan itu hadir seluruh komisioner Bawaslu Sumut, Gubsu, Tengku Erry Nuradi, Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sebagainya.

(aa/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar