ICW: Kasus Adnan Pandu Dicari-cari, Ini Upaya Pelemahan KPK

ICW: Kasus Adnan Pandu Dicari-cari, Ini Upaya Pelemahan KPK

Foto/dtc

Minggu, 25 Januari 2015 | 06:36

detikNews - Jakarta, Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan perampokan saham hanya berselang sehari usai komisioner lainnya, Bambang Widjojanto ditetapkan sebagai tersangka. ICW menduga kasus itu sengaja dicari-cari.

"Kasus itu dicari-cari. Ada upaya untuk inventarisir hal-hal apa yang bisa menjerat pimpinan KPK saat ini. Saya khawatir ada upaya sistematis untuk pelumpuhan KPK melalui pimpinannya," ucap Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho saat dihubungi, Minggu (25/1/2015).

Upaya pelemahan ini terlihat lewat munculnya serangan-serangan terhadap pimpinan KPK dalam waktu yang hampir bersamaan. Pertama-tama ada Abraham Samad lewat foto bersama seorang perempuan dan buka-bukaan Plt Sekjen Hasto Kristiyanto soal pertemuan Samad dengan PDIP. Kemudian disusul dengan penetapan Bambang Widjojanto sebagai tersangka dan dilanjut oleh Adnan Pandu. 

Adnan Pandu dilaporkan oleh ahli saham PT Desy Timber atas dugaan pemalsuan dokumen dan pengambilan saham secara ilegal pada tahun 2006. Pelaporan atas kasus bertahun-tahun sebelumnya seperti ini mengingatkan publik akan kasus penyidik KPK Novel Baswedan. 

"Ingat kasus Novel Baswedan, tiba-tiba muncul kejadian lama yang dikriminalisasikan," ujar Emerson.

Kasus yang menjerat Bambang Widjojanto sebelumnya dinilai banyak kejanggalan dan diproses dengan super cepat. Bukan tidak mungkin, kondisi yang sama akan berulang di Adnan Pandu. 

"Proses yang kemarin (Bambang Widjojanto) begitu janggal. Yang kemarin 5 hari. Bukan tidak mungkin kasus ini lebih cepat," tuturnya. 

Saat ini, kuncinya ada di ketegasan Presiden Joko Widodo. Polemik Komjen Budi Gunawan yang menjadi pangkal permasalahan ini pun harus segera diselesaikan. 

"Ini akan terus bergelombang kalau tidak ada tindakan cepat dari presiden terhadap upaya penyelesaian Budi Gunawan. Kalau Jokowi tidak ambil tindakan membatalkan Budi Gunawan sebagai Kapolri segera, pastinya akan ada gejolak," kata Emerson. (imk)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar