HUT BUMN: Volume Penumpang KA Lokal di Sumut Meningkat

HUT BUMN: Volume Penumpang KA Lokal di Sumut Meningkat

Penumpang kereta api.

(rel/rzd)

Senin, 15 April 2019 | 16:40

Analisadaily (Medan) - Dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 BUMN, realisasi volume penumpang meningkat dibandingkan volume penumpang di hari yang sama saat jadwal week end atau akhir pekan.

Manajer Humas PT KAI (Persero) Divre I SU, M Ilud Siregar mengatakan, peningkatan ini disebabkan adanya tiket gratis yang diberikan dalam rangka menyambut HUT ke 21 BUMN untuk perjalanan KA Lokal Siantar Ekspress (Sireks) tujuan Medan-Siantar (PP) dan KA Sri Lelawangsa tujuan Medan-Binjai (PP), serta KA Perintis Cut Meutia tujuan Krueng Mane-Krueng Geukueh-Bungkaih (PP).

Adapun perbandingan realisasi penumpang pada hari Sabtu (6/4) untuk KA Sireks 684 penumpang, KA Sri Lelawangsa 5.880 penumpang dan Cut Meutia 79 penumpang. Sedangkan realisasi penumpang untuk keberangkatan pada hari Sabtu (13/4) untuk KA Sireks 688 penumpang terjadi peningkatan 101 persen, KA Sri lelawangsa 7.108 penumpang terjadi peningkatan 121 persen, dan Cut Meutia 238 Penumpang terjadi peningkatan 301.

“Kita menginfokan kembali, untuk memberikan kemudahan kepada penumpang yang akan menggunakan kereta api, mulai 17 Januari 2019 pukul 15.00 WIB, KAI Divre I SU memberlakukan aturan baru terkait check-in,” kata Ilud, Senin (15/4).

Bagi penumpang yang telah mendapatkan bukti pembelian tiket kereta api (blanko tiket putih, email notifikasi, struk, dan e-ticket) kini sudah dapat melakukan check-in (mencetak Boarding Pass) pada mesin Check-in Counter di semua stasiun online yang melayani KA Jarak Jauh.

Check-in di seluruh stasiun online ini hanya dapat dilakukan mulai H-7 hingga H-1 (24 jam) sebelum keberangkatan kereta api. Misalnya, penumpang KA Sribilah (Medan-Rantau Prapat) yang akan berangkat tanggal 2 Februari 2019. Penumpang dapat check-in di Stasiun Kisaran selambat‐lambatnya tanggal 1 Februari 2019 (24 jam sebelum jadwal kereta api berangkat).

“Jika kurang dari 24 jam, penumpang hanya bisa melakukan check-in di stasiun keberangkatannya, dan stasiun antara sesuai relasi tiket kereta api. Apabila ada penumpang dari Medan yang akan menggunakan fasilitas angkutan kereta api di Pulau Jawa yang telah memiliki tiket bisa melakukan check-in di Stasiun Medan,” sebut Ilud.

Perubahan aturan ini bertujuan untuk memudahkan penumpang yang ingin melakukan check-in jauh-jauh hari dari stasiun online terdekat yang mereka inginkan. Hal ini juga dapat mencegah keterlambatan penumpang dikarenakan adanya antrean check-in di mesin Check-In Counter pada hari keberangkatan.

Selain itu, KAI juga telah menyediakan fitur e-boarding pass pada aplikasi KAI Access. Fitur ini membuat penumpang tidak perlu lagi repot-repot mengantre di mesin Check-In Counter untuk check-in. E-boarding pass dapat diakses oleh penumpang mulai dari 2 jam sebelum keberangkatan KA-nya.

“Dengan berbagai kemudahan ini, KAI berharap dapat membuat penumpang menjadi lebih nyaman dalam melakukan perjalanan kereta api, dari mulai sebelum keberangkatan, selama perjalanan, hingga tiba di stasiun tujuan,” Ilud menandaskan.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar