HMI Gelar Aksi Tolak Kebijakan Pemerintah

HMI Gelar Aksi Tolak Kebijakan Pemerintah

HMI sekawasan USU melakukan aksi di depan pintu satu, Jalan Dr. Mansyur, Medan, Kamis (12/1).

(jw/rzp)

Kamis, 12 Januari 2017 | 17:25

Analisadaily (Medan) - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sekawasan Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan aksi turun ke jalan. Aksi terkait penolakan kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan rakyat.

Aksi merupakan bentuk penolakan yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK tentang kebijakan yang menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), harga sembako, Tarif Dasar Listrik (TDL) dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Pimpinan aksi, Putra Saptian mengatakan, kenaikan beberapa kebutuhan masyarakat yang dilakukan pemerintahan Jokowi sangat tidak wajar. Ini membuktikan di rezimnya sudah diambang batas dalam mengeluarkan kebijakan.

"Kenaikan harga yang diterapkan Jokowi melengkapi penderitaan rakyat seperti buruh yang ditekan rendah upahnya melalui PP Pengupahan no 78 tahun 2015. Begitu pula dengan kaum tani yang terus menurun kehidupannya akibat perampasan lahan," ucapnya disela-sela aksi, di depan pintu satu USU, Jalan Dr. Mansyur, Kamis (12/1).

Putra menambahkan, mereka menuntut agar pemerintah menurunkan harga BBM, cabut PP No 60 tahun 2016 tentang biaya PNBP, hentikan pelanggaran HAM terhadap buruh dan petani di Indonesia, cabut UU no 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi dan hapus sistem uang kuliah tunggal.

"Kami juga meminta pihak kampus menghapus pungutan liar, tolak pembungkaman hak demokrasi pada mahasiswa USU dan kembalikan fingsional staf kampus," pungkas Putra.

Dalam aksi yang dilakukan oleh HMI sekawasan USU tersebut mendapat pengawalan dari pihak kepolisian.

(jw/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar