Hendak Memetik Buah Kelapa, Husni Tewas Jatuh Dari Pohon

Hendak Memetik Buah Kelapa, Husni Tewas Jatuh Dari Pohon

Istri korban menangisi suaminya yang meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon kelapa di Lingkungan VI Sidobangun, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Langkat, Kamis (14/9)

(hpg/eal)

Kamis, 14 September 2017 | 16:50

Analisadaily (Langkat) - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. H. Husni Harahap (53) bermaksud memetik buah kelapa miliknya, namun malah mengalami nasib naas.

Suami dari Nurhadiha (50) itu tewas terjatuh dari pohon kelapa di areal perladangan miliknya di Lingkungan VI Sidobangun, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Langkat, Kamis (14/9) sekitar pukul 07.00 WIB.

Terjatuhnya Husni sempat membuat geger warga sekitar yang langsung berhamburan memenuhi lokasi kejadian. Bahkan istrinya tak sanggup menahan kesedihan.

Wanita berhijab ini berteriak histeris sembari memeluk tubuh sang suami yang sudah terbujur kaku. Kejadiannya pun juga mengundang perhatian warga setempat yang segera melapor ke pihak kepolisian setempat.

Petugas langsung memintai keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Karena ini merupakan musibah dan adanya permintaan dari pihak keluarga, akhirnya jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Menurut penuturan saksi, Sabana (38), dirinya melihat korban ke kebun. Bahkan dia sempat melihat korban memanjat pohon kelapa.

"Tadi memang aku lihat bapak Husni ke kebun untuk memanjat kelapa," kata Sabana.

Awalnya, sambungnya, semua berjalan mulus dan dia sempat mendengar suara buah kelapa jatuh. Namun tidak berselang lama buah kelapa jatuh, korban juga terjatuh tepat di bawah pohon.

Hal senada juga disampaikan Adillah (49) yang sempat melihat korban menuju kebun sekitar pukul 07.00 WIB. Namun selang beberapa saat kemudian, dirinya mendengar teriakan dan melihat korban sudah jatuh.

Kapolres Langkat, AKBP Dede Rojudin, melalui Kasubag Humas Polres Langkat, AKP Arnol Hasibuan, kepada Analisadaily.com, membenarkan kejadian itu. Namun karena ini murni musibah, jenazah diserahkan ke keluarganya untuk disemayamkan.

"Ini permintaan dari pihak keluarganya agar korban tidak usah di-autopsi dan jenazah sudah disemayamkan di rumah duka untuk selanjutnya akan dikebumikan," tegas Arnol.

(hpg/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar