HDCI Sumut Kerja Sama The Clinic Gelar Khitanan Massal

HDCI Sumut Kerja Sama The Clinic Gelar Khitanan Massal

HDCI Sumut bekerja sama dengan The Clinic menggelar khitanan massal, Minggu (14/7)

(rel/rzd)

Minggu, 14 Juli 2019 | 15:54

Analisadaily (Medan) - Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Sumatera Utara bekerja sama dengan The Clinic menggelar khitanan massal dalam rangka bakti sosial. Kegiatan dilaksanakan di The Clinic, Jalan Sekip, Kelurahan Medan Petisah, Kota Medan.

Sekjen HDCI Sumut, Faisal Nasution mengatakan, dalam khitanan massal kali ini diikuti sebanyak 70 anak-anak sekolah yang berasal dari berbagai daerah. Pihak HDCI Sumut menyediakan bingkisan dan The Clinic menyiapkan anak-anak yang akan dikhitan.

“Kita tidak ada target, kalau bisa sebanyak-banyaknya. Namanya juga bakti sosial, merupakan tugas kami juga di organisasi. Selain mendukung pariwisata, juga mendukung kegiatan sosial lainnya,” kata Faisal didampingi Ketua HDCI Medan, T Rinel, Minggu (14/7).

Diungkapkan Faisal, pihaknya rutin melaksanakan kegiatan bakti sosial. Tidak hanya khitanan massal untuk anak-anak sekolah, tetapi bakti sosial saat hari-hari besar keagamaan juga rutin dilakukan, seperti kunjungan ke panti asuhan, bakti sosial dalam rangka musibah, dan sebagainya.

“Khusus khitanan massal kali ini, kami memberikan bingkisan kain sarung dan obat-obatnya. Untuk khitan massal, ini yang pertama kali kerja sama The Clinic. Kami sepakat kegiatan selanjutnya terus berkolaborasi,” ungkapnya.

Sekjen HDCI Sumut, Faisal Nasution, didampingi Ketua HDCI Medan, T Rinel.

Sekjen HDCI Sumut, Faisal Nasution, didampingi Ketua HDCI Medan, T Rinel.

Owner The Clinic, dr. Arya Tjipta, Sp.BP-RE, menambahkan, pada khitanan massal kali ini sebenarnya disiapkan kuota untuk 200 anak. Namun karena berbagai faktor, salah satunya jadwal masuk sekolah, hanya 70 anak yang ikut.

“Anak-anak yang ikut khitanan massal ini berasal dari keluarga yang tidak mampu, misalnya dari panti asuhan. Target awal kita sebenarnya mualaf, dhuafa, sama anak yatim utamanya,” ungkap dr. Arya.

Dokter spesialis melakukan khitan.

Dokter spesialis melakukan khitan.

Gunakan Laser CO2

Dari jumlah anak yang ikut khitanan massal, disediakan sebanyak 10 dokter, 5 diantaranya merupakan dokter spesialis. Dan yang spesial pada khitanan massal kali ini, menggunakan alat baru, yaitu Laser CO2. Alat ini biasanya digunakan untuk operasi.

“Untuk operasi bisa. Operasi khitan, dan beneran khitan laser. Banyak yang bilang khitan laser, kali ini saya pakai yang beneran,” ujarnya.

Owner The Clinic, dr. Arya Tjipta, Sp.BP-RE menunjukkan Laser CO2.

Owner The Clinic, dr. Arya Tjipta, Sp.BP-RE menunjukkan Laser CO2.

Mengenai keunggulan menggunakan Laser CO2 untuk khitan, dr. Arya menyebut sama saja dengan yang tidak gunakan laser. Bahkan jika dengan orang yang berpengalaman, hasilnya juga bisa sama saja. Hanya saja, menggunakan Laser CO2 lebih sedikit pendarahan.

“Kalau khitan laser, biasanya penyembuhan 1 sampai 2 hari, dan 3 hari paling lama. Kalau konvensional, tergantung, bukan hanya alatnya, juga pada operator,” tandas dr. Arya, yang juga pengurus di HDCI Sumut.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar