Harimau Sumatera Bernama Elsa Mati

Harimau Sumatera Bernama Elsa Mati

Seekor harimau Sumatra (Phantera Tigris Sumatrae) yang terkena jerat pemburu diamankan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu dari Desa Beriang Tinggi, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Jumat (4/4). Satwa langka itu ditemukan dengan kaki kanan depan membusuk akibat gesekan sling jerat dan harus segera diamputasi. (ANTARA FOTO/Helti Marini Sipayung)

Senin, 25 Januari 2016 | 12:34

Saya sedang laporan kematian harimau ke BP Dirjen di Jakarta,"

Anggoro Dwi Sujiarto

Bengkulu (ANTARA News) - Harimau sumatera (Panthera tigris Sumatrae) yang dinamai Elsa ditemukan mati di Pusat Latihan Gajah Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Polisi Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu, Sigit saat dihubungi di Bengkulu, Senin, mengatakan, Elsa diduga sakit saat dirawat di kandang sejak Novembar 2015.

"Sudah diautopsi, untuk penyebab pasti belum diketahui," kata dia.

Kepala BKSDA Bengkulu, Anggoro Dwi Sujiarto, mengatakan, saat ini dirinya sedang menuju Jakarta untuk melaporkan kematian harimau tersebut.

"Saya sedang laporan kematian harimau ke BP Dirjen di Jakarta," kata Anggoro melalui pesan singkat.

Sebelumnya, harimau betina bernama Elsa diselamatkan dari jerat pemburu liar di kawasan hutan Kabupaten Kaur oleh Tim tapal batas hak guna usaha (HGU) bersama Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu.

Kaki kanan depan harimau yang sudah berusia empat tahun itu terpaksa diamputasi sebab sudah membusuk saat ditemukan petugas.

BKSDA Pada 27 Oktober 2015 memindahkan perawatan harimau korban konflik tersebut ke Taman Wisata Alam (TWA) Sebelat, Pusat Latihan Gajah Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara.

Sebelum dipindahkan ke TWA Sebelat, Elsa dikarantina di BKSDA Provinsi Bengkulu sejak diselamatkan dari jerat pemburu liar.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar