Harimau Kembali Masuki Pemukiman Warga di Padang Lawas

Harimau Kembali Masuki Pemukiman Warga di Padang Lawas

llustrasi

(jw/eal)

Sabtu, 13 Juli 2019 | 10:59

Analisadaily (Palas) - Teror harimau kembali menghantui masyarakat Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara.

Kali ini satwa dilindungi tersebut masuk ke perkampungan warga di Desa Pagaran Bira Jae, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, dan memangsa seekor monyet peliharaan warga.

Kepala Bidang Konservasi Wilayah III Padang Sidempuan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Gunawan Alza, mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi kejadian setelah menerima informasi tersebut.

"Setelah mendapatkan informasi, petugas kita langsung turun ke lokasi dan saat ini tim masih di lapangan. Langkah selanjutnya terkait keberadaan harimau masih menunggu hasil yang diperoleh tim di lapangan," kata Gunawan, Sabtu (13/7).

Gunawan menjelaskan bahwa berdasarkan laporan awal yang mereka terima, harimau masuk ke perkampungan warga pada Rabu (10/7) malam. Namun pihaknya belum mendapat informasi detail bagaimana hewan buas itu bisa memangsa monyet peliharaan warga.

"Kita juga masih mencari tahu bagaimana harimau itu memangsa monyet yang ada di desa tersebut," jelasnya.

Menurut Gunawan, ini merupakan kasus kedua harimau memasuki Desa Pagaran Bira Jae sepanjang 2019. Sebelumnya harimau juga memasuki kawasan tersebut pada 25 Mei 2019 dan menerkam seorang warga hingga menderita luka berat.

"Belum bisa dipastikan apakah itu harimau yang sama. Tetapi memang daerah itu merupakan lintasan harimau," ucapnya.

Sebelumnya konflik harimau dengan manusia juga terjadi di Padang Lawas pada Kamis (16/5) lalu. Dalam peristiwa itu seorang warga tewas diterkam harimau saat sedang bekerja di kebun karet miliknya di Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun.

Menurut Gunawan, perubahan fungsi hutan karena berbagai sebab membuat ruang jelajah harimau menjadi berkurang dan sumber makanannya juga menipis.

"Hal inilah yang disinyalir menjadi penyebab harimau masuk ke perkampungan warga," tukasnya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar