Hari Peduli Sampah, Pemko Medan Bersihkan Sungai Deli

Hari Peduli Sampah, Pemko Medan Bersihkan Sungai Deli

Bersih-bersih Sungai Deli, Jumat (2/3)

(aa/eal)

Jumat, 2 Maret 2018 | 20:23

Analisadaily (Medan) - Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, stakeholder terkait, Komunitas Peduli Anak Sungai Deli (Kopasude), serta masyarakat Kota Medan menggelar aksi sosial bertajuk 'Bersih-Bersih Sungai Deli', Jumat (2/3).

Aksi 'Bersih-Bersih Sungai Deli' turut diikuti Walikota Medan, Dzulmi Eldin, diwakili Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan, M. Husni, yang dipusatkan di Kampung Badur, Medan Maimun, dengan melibatkan 200-an peserta.

Selain itu, kegiatan sosial ini turut juga dihadiri anggota DPRD Kota Medan, Maruli Tua Tarigan, Medan Osoji Club (MOC) serta beberapa komunitas peduli lingkungan lainnya yang berada di Kota Medan.

Acara yang mencuri perhatian para aktivis dan penggiat sungai ini dilakukan dengan mengutip dan membersihkan bantaran Sungai Deli dari tumpukan sampah organik maupun non organik.

Oleh karenanya Walikota sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan sosial tersebut. Dia menilai kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian warga Kota Medan untuk menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman sampah, khusus kawasan sungai.

Adapun agenda utama pada peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, selain melakukan pemungutan sampah dan penanaman pohon di sepanjang bantaran Sungai Deli, juga dilakukan pencanangan komitmen Kawasan Bersih Sungai di Kampung Badur sebagai salah satu ikon wilayah sungai yang tertata dengan baik.

Walikota melalui Kepala DKP berharap kegiatan ini bisa menggugah masyarakat dan seluruh stakeholder seperti BWS, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi dan kota yang ada untuk sama-sama menjaga kebersihan dan peduli menjaga kelestarian Sungai Deli.

"Terlebih peran serta masyarakat yang hidup dan tinggal di sepanjang bantaran Sungai Deli kita tingkatkan agar bisa terus berpartisipasi menjaga kelestarian lingkungan sekitar, karena bagaimanapun Sungai Deli juga bagian utama dan penting Kota Medan," ajak Husni.

Menurut Husni, budaya melestarikan sungai harus dibangun secara masif. Jika semakin banyak warga yang peduli terhadap kelestarian sungai, maka dengan sendirinya mengembalikan budaya dan identitas sungai sebagai bagian penting suatu kota dalam membangun peradaban manusianya.

Mantan Kadispenda Kota Medan itu menambahkan, dalam waktu dekat (pekan ketiga Maret), Pemko Medan akan menggelar 'Gebyar Aksi Sadar Bersih' melibatkan stakeholder, berbagai komunitas lintas bidang, masyarakat Kota Medan, termasuk pramuka dan para pelajar dalam rangka menggalakkan kampanye budaya bersih di Kota Medan.

(aa/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar