Hari ini Bulog Distribusikan 1.000 Ton Beras ke Pasar Tradisional Se-Sumut

Hari ini Bulog Distribusikan 1.000 Ton Beras ke Pasar Tradisional Se-Sumut

Kepala Perum Bulog Divre Sumut, Benhur Ngkaimi (baju putih)

(jw/eal)

Kamis, 11 Januari 2018 | 17:11

Analisadaily (Medan) - Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Utara melakukan operasi pasar guna menekan harga beras di pasaran, Kamis (11/1).

Pada operasi pasar hari ini Bulog mendistribusikan 1.000 ton beras medium ke seluruh pasar tradisional di Sumut.

Kepala Perum Bulog Divre Sumut, Benhur Ngkaimi mengatakan, mulai pertengahan Desember 2017 hingga pekan kedua Januari 2018, pihaknya sudah mendistribusikan kurang lebih 5.000 ton beras medium.

"Hari ini kurang lebih 1.000 ton beras kita distribusikan ke seluruh pasar tradisional di Sumut sampai ke pengecer. Jadi seluruhnya 5.000 ton beras medium termasuk yang sekarang," kata Benhur.

Benhur menjelaskan, tidak ada target berapa hari beras medium yang digelontorkan ke pasaran itu akan habis. Namun dilakukannya operasi pasar tersebut untuk mengembalikan harga beras medium menjadi normal. 

"Target kita hanya bagaimana bisa terjadi penurunan harga kembali normal," jelas Benhur.

Sesuai dengan arahan Menteri Perdagangan, beras medium yang didistribusikan ke seluruh pasar tradisional adalah Rp 9.850 per kilogram. Beras medium 1.000 ton tersebut paling banyak akan didistribusikan di Kota Medan.

"Hal itu karena Medan menjadi barometer harga, khususnya komoditas pangan. Kota Medan ini kan seperti pasar contoh. Kalau Medan bergerak (harga) turun daerah lain pasti akan ikut. Harga harapan kembali semula dari Rp 9.000 sampai Rp 9.500," sambung Benhur.

Dilakukannya operasi pasar oleh Bulog Sumut bukan merupakan kegiatan rutin, namun semacam senjata pamungkas untuk menurunkan harga komoditas pangan termasuk beras di pasar tradisional.

"Bulog Sumut juga mengklaim stok beras mereka mencukupi hingga bulan April 2018," pungkasnya.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar