Harga Kebutuhan Pokok di Kota Medan Relatif Stabil

Harga Kebutuhan Pokok di Kota Medan Relatif Stabil

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Medan, Khairul Syahnan bersama Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan, Emilia Lubis, Kadis Perdagangan, Damikrot, Dirut PD Pasar, Rusdi Sinuraya, KPPU Sumut, Unit Ekonomi Polrestabes Medan, Iptu M  Karo-Karo tinjau ketersediaan pangan di Pasar Kota Medan, Selasa (28/5)

(rzp/csp)

Selasa, 28 Mei 2019 | 12:19

Analisadaily (Medan) - Delapan hari jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H,  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Medan, Khairul Syahnan, meninjau dua pasar tradisional. Selain mengecek harga, peninjauan juga dilakukan untuk memastikan stok bahan kebutuhan pokok aman.

Dengan demikian masyarakat, terutama umat Islam merasa tenang dan nyaman dalam menyambut sekaligus merayakan hari penuh kemenangan tersebut. Adapun kedua pasar tradisional yang menjadi objek peninjauan adalah Pasar Petisah dan Pusat Pasar.

Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan dari kedua pasar tersebut, harga bahan kebutuhan pokok relatif stabil. Bahkan, harga bawang putih yang sebelumnya sempat melambung mencapai kisaran di atas Rp 100.000/kg, kini telah turun menjadi 30.000/kg.

Di samping itu, ketersedian bahan kebutuhan pokok pun dipastikan aman hingga Lebaran mendatang. Peninjauan dilakukan Syahnan bersama Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan, Emilia Lubis, Kadis Perdagangan, Damikrot, Dirut PD Pasar, Rusdi Sinuraya, KPPU Sumut, Unit Ekonomi Polrestabes Medan, Iptu M  Karo-Karo, serta unsut Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) terkait.

Sebelum peninjauan dilakukan, tim lebih dulu berkumpul di Rumah Dinas Wali Kota Medan. Setelah itu tim bergerak menunju Pasar Petisah dan Pusat Pasar untuk melakukan pengecekan harga sekaligus ketersediaan bahan kebutuhan pokok.

Umumnya harga bahan kebutuhan pokok sudah stabil dibandingkan mendekati bulan puasa yang relatif merangkak naik. Saat ini harga cabe merah Rp 44.000/kg, cabe rawit Rp 50.000/kg, cabe hijau Rp 25.000/kg, bawang putih Rp 30.000/kg dan bawang merah Rp 36.000/kg.

Di samping itu, harga daging sapi masih bertahan di seputaran Rp 120.000/kg, daging kambing Rp 90.000, ayam potong Rp 34.000/kg, telur Rp 1.200 - Rp 1.350/butir, gula pasir Rp 12.500/kg, minyak makan Rp 11.000/liter, tepung terigu Rp 8000/kg, kacang tanah biasa Rp 22.000/kg, kacang tanah kupas Rp 28.000/kg, beras premium Rp 11.000/kg, dan beras medium Rp 14.000/kg.

Alhamdulillah, harga bahan kebutuhan pokok memasuki hari ke-21 bulan suci Ramadhan masih relatif stabil. Hanya harga daging ayam potong tampaknya fluktuatif dan kini mencapai Rp 34.000/kg,” kata Syahnan, Selasa (28/5).

Yang melegakan lagi, tambah Syahnan, ketersediaan bahan kebutuhan pokok pun aman hingga sampai Lebaran mendatang. Oleh karenanya, Syahnan mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir sehingga  tidak perlu berlanja secara berlebihan.

“Stok bahan kebutuhan kita aman. Jadi belanjalah dengan bijak dan sesuai kebutuhan,” pesannya.

Kepala Divisi  Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Provinsi Sumut, Demina Sitepu, berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan, diharapkan laju inflasi bulan Mei ini lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya.

“Kalu bulan lalu, inflasi 1,24%, sedangkan bulan ini kita harapkan di bawah 1%. Mudah-mudahan ini tercapai, sebab harga bawang putih sudah turun jauh. Harga bawang merah fluktuatif namun lebih baik dibandingkan bulan lalu,” jelas Demina.

Iptu M Karo Karo dari Tim Satgas Pangan Kota Medan me-warning kepada para pedagang agar jangan coba-coba mengambil kesempatan untuk meraup keuntungan besar dengan melakukan penimbunan bahan kebutuhan pokok.

“Jika pedagang kedapatan melakukan penimbunan bahan kebutuhan pokok, langsung kita tindak tegas karena perbuatan tersebut jelas melanggar hukum!” tegas M Karo Karo.

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah pedagang di basement Pasar Petisah menyampaikan keluhannya terkait pengapnya kondisi di tempat mereka berjualan. Kondisi itu terjadi akibat minimnya lubang ventilasi untuk sirkulasi udara. Tak pelak, dampaknya menyebabkan baik pedagang maupun masyarakat pembeli merasa tidak nyaman saat melakukan transaksi jual beli.

“Kami berharap agar Bapak Wali Kota bisa menyikapi keluhan seluruh pedagang yang ada di basement Pasar Petisah. Sebab, sudah berulang kali keluhan ini kami sampaikan kepada pihak PD Pasar namun sampai saat ini tidak ada tindaklanjut,” ungkap salah seorang pedagang wanita paruh baya dengan mimik kecewa.

(rzp/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar