Hardiknas 2019, Gubsu Harapkan Karya Siswa SMK Bisa Dipasarkan

Hardiknas 2019, Gubsu Harapkan Karya Siswa SMK Bisa Dipasarkan

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, dalam Peringatan Hardiknas 2019 Tingkat Provinsi Sumut, Kamis (2/5)

(jw/eal)

Kamis, 2 Mei 2019 | 16:14

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengharapkan agar hasil karya para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumut tidak hanya sebatas dipamerkan, tetapi harus dikembangkan dan dipasarkan. Sehingga bisa lebih berkembang dan bermanfaat bagi siswa dan masyarakat.

Hal itu disampaikan Edy Rahmayadi dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2019 Tingkat Provinsi Sumut di halaman Kantor Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Bangunan dan Listrik (PPPPTK-BBL) Medan, Kamis (2/5).

"Bukan hanya dijadikan suatu tontonan, bukan sekadar pameran tapi dijadikan satu kepastian untuk kita semua," ujar Edy.

Edy menceritakan, setiap datang ke SMK dan pameran-pameran, selalu melihat produk yang dipamerkan bagus-bagus. Namun sayangnya, setelah itu yang dipamerkan tidak terlihat lagi.

Padahal, katanya, Pemprov Sumut telah menyediakan reward bagi para siswa yang berkualitas dan berprestasi.

Karenanya, Edy mengharapkan kepada para tenaga pendidik yang ada di Sumut agar benar-benar mendidik dan membina anak-anak didiknya.

"Didik, calon-calon pemimpin yang akan datang, biar jago. Setiap sekolah, pendidikan di luar sana, ada di Jepang, London. Orang Sumatera Utara, pasti masuk di lingkaran the big ten (sepuluh besar)," ucap Gubsu.

Gubus bersama anak-anak TK dalam peringatan Hardiknas

Gubus bersama anak-anak TK dalam peringatan Hardiknas

Edy juga mengapresiasi hasil karya anak-anak Sumut. Karena itu, ke depan Pemprov Sumut akan terus mendorong dan ikut ambil bagian dalam pengembangannya. Saat berkunjung ke Jepang, kata Edy, dirinya telah bertemu dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Jepang agar nantinya anak-anak dari Sumut dapat bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Jepang.

"Mereka setuju dan nantinya anak-anak terampil dari Sumatera Utara diberi pelatihan bahasa Jepang di Sumut, sebelum bekerja di Jepang," ungkapnya.

Sebelumnya ketika menjadi Pembina Upacara Peringatan Hardiknas, Edy membacakan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy.

Disampaikannya, pembangunan sumber daya manusia menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi yang terdidik, terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja.

"Pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan yang berakhlak mulia, empan papan, sopan santun, tanggungjawab serta budi pekerti luhur," tukasnya.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar