Hardiknas 2018, Pemerintah Diminta Perbaiki Pendidikan Indonesia

Hardiknas 2018, Pemerintah Diminta Perbaiki Pendidikan Indonesia

Gerakan Rakyat Melawan Sumatera Utara melakukan berunjuk rasa di kantor Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (2/5).

(jw/csp)

Rabu, 2 Mei 2018 | 16:38

Analisadaily (Medan) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Melawan Sumatera Utara (Geramsu) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (2/5).

"Kedatangan kami ke sini untuk meminta pemerintah agar lebih tegas dalam memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia," tegas Pimpinan Aksi, Muhammad Iksan Simatupang, saat berorasi dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Tidak hanya itu, Iksan juga menyuarakan, tidak demokratis. "Harapan kita di Hardiknas ini pemerintah lebih tegas mengawasi lembaga-lembaga pendidikan yang sampai hari ini terlihat mencederai demokrasi di Indonesia," tuturnya.

Soal pendamping, lanjut Iksan, bukan sekedar hak azasi, tapi merupakan aspek fundamental bagi pembangunan bangsa. Namun, hari ini peran pendidikan di Indonesia secara sadar membentuk struktur kelas sosial dan membelah-belah kelas sosial dalam dunia pendidikan.

"Pendidikan bagi orang kaya, bagi orang kelas menengah, dan pendidikan bagi orang miskin itu dibuktikan pada pemberlauan sistem uang kuliah tunggal.Itu jadi represenatasi penggolongan kelas sosial dalam dunia pendidikan," ujarnya.

"Subsidi silang yang ternyata omong kosong dan bukan solusi atas praktik komersialisasi dalam perguruan tinggi," tambahnya.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar