Hadir Lebih Awal, Pasangan Edy-Musa Jalani Tes Kesehatan

Hadir Lebih Awal, Pasangan Edy-Musa Jalani Tes Kesehatan

Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah saat memberikan keterangan di RSUP Adam Malik, Rabu (11/1)

(jw/csp)

Kamis, 11 Januari 2018 | 10:30

Analisadaily (Medan) - Setelah mendaftarkan diri sebagai pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (ERAMAS) selanjutnya mengikuti tahapan cek kesehatan.

Hadir lebih dahulu dari pasangan lain, balon yang diusung enam partai politik itu datang bersamaan dalam satu mobil menuju lokasi tes kesehatan di Gedung Paviliun, Rumah Sakit Pemerintah H. Adam Malik, Kamis (11/1).

"Semua kandidat akan melakukan tes kesehatan pada hari ini," ungkap Ketua tim pemeriksaan kesehatan, Ramlan Sitompul.

Menurut Ramlan pemeriksaan hari ini akan difokuskan pada pemeriksaan Psikologi dan kesehatan Jantung. Semua kandidat akan dites secara simultan masuk ke ruang yang telah ditentukan.

"Untuk jadwal hari ini akan kita lakukan psikotest terlebih dahulu, baru kemudian akan kita lakukan foto rontgen dada dan treadmill untuk memeriksa kesehatan Jantung para kandidat," ungkapnya.

Tes kesehatan yang dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB, pasangan ERAMAS sudah hadir lebih dulu tepat pada pukul 07.20 WIB.

Setibanya di rumah sakit, Edy Rahmayadi dan Ijek tidak lupa menyapa awak media, dan menyampaikan beberapa hal terkait persiapan jelang cek kesehatan.

"Tidur tepat waktu, dan sarapan pagi seperti biasa. Nanti setelah dinyatakan sehat tinggal mengikuti tahapan selanjutnya," ungkap Edy.

Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah saat tiba di RSUP Adam Malik, Kamis (11/1)

Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah saat tiba di RSUP Adam Malik, Kamis (11/1)

Sesuai jadwal yang ditentukan KPU Sumut, tes kesehatan dilakukan sejak tanggal 11-12 Januari 2018. Semua balon mengikuti serangkaian tes baik fisik maupun mental.

Rencananya, setelah tes psikologi selesai hari ini, esok harinya akan dilakukan tes kejiwaan, penyakit dalam dan tes Narkoba, yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN).

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar