Guru Honor SMA/SMK di Sumut Belum Terima Gaji

Guru Honor SMA/SMK di Sumut Belum Terima Gaji

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Arsyad Lubis, saat memberikan keterangan, Selasa (12/9)

(aa/csp)

Selasa, 12 September 2017 | 14:35

Analisadaily (Medan) - Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Arsyad Lubis mengatakan, masih banyak guru honor di sejumlah SMA/SMK yang belum menerima gaji, terhitung sejak Juni 2017.

Hal ini karena SMA/SMK sudah tidak menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, sehingga tidak lagi menganggarkannya, dan pihak sekolah saat ini hanya mengandalkan dari komite sekolah.

Arsyad menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016, saat ini komite hanya boleh menerima dalam bentuk sumbangan dan tidak boleh lagi memungut uang komite.

"Jika bentuk sumbangan jumlahnya tidak boleh sama, begitu juga dengan waktunya. Sehingga, harus berhati-hati dalam menerima sumbangan untuk gaji guru honor ini," kata Arsyad, saat dihubungi via seluler, Selasa (12/9).

Akan tetapi, tambahnya, masalah ini tetap ada solusinya, yakni dengan 15 persen dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) boleh untuk membayar guru honor.

"Sebelumnya itu tidak boleh. Namun, ini pun tidak mencukupi, apalagi jumlah siswanya sedikit. Tetapi jika jumlah siswanya diatas seribu orang, kemungkinan ini mencukupi. Nah, inilah sedang kita verifikasi," bebernya.

Para guru honor, papar Arsyad, akan didata oleh Disdik Sumut, artinya SK-nya sesuai pengangkatan sebelum pengalihan dari kabupaten/kota ke provinsi, minimal pendidikannya D4/S1, dan sudah mengajar lama.

"Ini sedang kita data dan nanti itu yang akan kita bayar melalui dana BOS dan kekurangannya nanti kita anggarkan di APBD 2018. Mudah-mudahan secepatnya dapat kita tanggulangi," ujarnya.

Arsyad memahami keluhan para guru honor tersebut, tetapi haruslah sesuai aturan, ketentuan dan mekanismenya. "Jika P-APBD cepat disahkan tentu makin cepat pembayarannya. Mudah-mudahan tidak ada lagi kendala, agar guru-guru honor secepatnya menerima gaji," tandasnya.

(aa/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar