Gunung Sinabung Erupsi, Warga Diminta Tetap Waspada

Gunung Sinabung Erupsi, Warga Diminta Tetap Waspada

Gunung Sinabung tampak menyemburkan debu vulkanik, Sabtu (19/5)

(jw/csp)

Sabtu, 19 Mei 2018 | 12:46

Analisadaily (Medan) - Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo kembali menunjukkan aktivitas sejak tiga hari terakhir, temasuk hari ini, Sabtu (19/5) sekitar pukul 09.00 WIB terjadi erupsi dengan ketinggian 700 meter.

Petugas Pos PGA Sinabung, Armen Putra mengatakan, telah terjadi erupsi dengan tinggi kolom 700 meter di atas puncak (3160 meter di atas permukaan laut). Amplitudo maximum 90 mm dan lama gempa 308 detik. Angin mengarah ke Barat-Utara.

"Sudah tiga hari lalu terjadi Tremor. Tapi, tadi pagi selain Tremor juga sempat erupsi," kata Armen kepada Analisadaily.com, Sabtu (19/5).

Dari sumber PVMBG Pos pengamatan Gunung Sinabung, cuaca cerah, berawan, dan angin bertiup lemah ke arah Barat Laut dengan suhu udara 17-18 derajat celsius.

"Teramati hembusan abu warna kelabu tebal dengan tekanan lemah-sedang tinggi 100-500 meter condong ke arah Barat-Barat Laut," jelas Armen.

Melihat status dan tingginya aktivitas Gunung Sinabung, Armen mengimbau kepada masyarakat dan pengunjung agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari puncak dan dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan-Tenggara.

Waspada Banjir Lahar Dingin

Dan, dalam jarak 6 km untuk sektor Tenggara-Timur, serta dalam jarak 4 km untuk sektor Utara-Timur Gunung Sinabung. "Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar waspada terhadap potensi bahaya lahar," imbaunya.

Mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus maka penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir aliran Sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan.

Karena, bendungan ini sewaktu-waktu bisa jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar atau banjir bandang ke hilir.

"Potensi saat ini masih tinggi karena aktivitas Sinabung juga tinggi. Masyarakat agar menjauhi zona merah," pungkas Armen.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar