Gunung Merapi Erupsi, Bandara Adisucipto Yogyakarta Ditutup Sementara

Gunung Merapi Erupsi, Bandara Adisucipto Yogyakarta Ditutup Sementara

Gunung Merapi di Kabupaten Klaten, Megelang, Boyolali dan Sleman, erupsi, (BNPB), Jumat (11/5)

Jumat, 11 Mei 2018 | 11:45

Analisadaily (Yogyakarta) - Pasca erupsi freatik Gunung Merapi di Kabupaten Klaten, Megelang, Boyolali dan Sleman, Jumat (11/5), menyebabkan hujan abu. Kondisi itu membuat Bandara Adi Sucipto Yogyakarta ditutup untuk sementara.

Pihak otoritas Bandara Adisucipto telah menyampaikan penutupan sementara bandara berlaku dari pukul 10.42 WIB sampai dengan 11.10 WIB. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, hujan abu terjadi di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Sleman Yogyajarta. Meliputi, Kecamatan Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan, Ngemplak dan sebagian Kecamatan Sleman.

“Di Slemam hujan abu turun di daerah Jombor, Ngaglik, Pasar Sleman, Jakal KM 10, Godean, Depok dan Gamping. Di Kota Yogyakarta hujan abu di daersh Stasiun Tugu, Bumijo, Malioboro, Gamping, dan Timoho,” kata Sutopo melalui keterangannya.

Hingga saat ini tidak ada erupsi susulan. BPPTK PVMBG tidak merekam adanya peningkatan kegempaan di Gunung Merapi. Pasca erupsi, kegempaan tidak mengalami perubahan dan suhu kawah mengalami penurunan. Status Gunung Merapi tetap Normal (Level I).

Para pendaki gunung Merapi dihimbau mengikuti rekomendasi dan tidak memaksakan diri untuk mendekati. Berdasarkan laporan sementara terdapat sekitar 120 orang yang mendaki dan mendekati Pasar Bubrah. Kondisinya semua selamat.

BPBD telah mendistribusikan masker. Hujan abu diperkirakan turun di sekitar Gunung Merapi khususnya di bagian selatan dan tergantung dari arah angin.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar