Gubsu Sambut Baik Pembangunan Rumah Sakit Terbesar di Medan

Gubsu Sambut Baik Pembangunan Rumah Sakit Terbesar di Medan

Gubernur Sumatera Utara bersama investor asal Tiongkok di Kantor Gubsu, Jumat (12/5)

(jw/eal)

Jumat, 12 Mei 2017 | 13:35

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, menyambut baik rencana pembangunan rumah sakit dengan kapasitas hingga 2.000 kamar di Kota Medan oleh investor asal Tiongkok.

Hal itu disampaikan Gubsu saat menerima kehadiran investor asal Tiongkok yang bernaung di bawah PT Sunrise International Sumut Investment Group, yakni Stanford, Alvan Sutandy dan Zhou Xuliang di Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (12/5).

"Kami tentu menyambut gembira adanya rencana pembangunan rumah sakit di Kota Medan dengan kapasitas yang besar dan peralatan canggih serta tim medis yang profesional," ujar Gubsu usai mendengarkan penjelasan dari pihak investor.

Gubsu juga menyampaikan harapannya agar rumah sakit tersebut bisa menjadi pilihan utama warga Sumatera Utara, bahkan Indonesia. Dengan demikian, warga Sumut tidak perlu lagi berobat ke luar negeri karena sudah ada rumah sakit yang berkualitas.

Gubsu yang didampingi Kepala Biro Otonomi Daerah dan Kerjasama, Basarin Yunus Tanjung, mengharapkan keberadaan investasi rumah sakit itu nantinya bisa memberi kontribusi positif bagi Sumatera Utara. Keberadaan rumah sakit itupun diharapkan bisa mendukung peningkatan layanan kesehatan di Sumatera Utara.

Selain itu, Gubsu menjelaskan, pihaknya terus mendorong investasi di Sumatera Utara karena terbukti memberikan kontribusi yang besar dalam mendorong kinerja laju pertumbuhan ekonomi di daerah. Diantaranya dengan mendorong timbulnya industri pasokan bahan baku lokal, proses alih teknologi dan manajemen, serta manfaat bagi investor lokal.

"Manfaat yang paling menonjol adalah berkembang nya kolaborasi yang saling menguntungkan dan terjalin antar investor asing dengan kalangan pebisnis lokal," kata Erry.

Karenanya, Erry meminta SKPD terkait di jajarannya agar memberikan pelayanan terbaik terkait proses perizinan investasi.

Sementara itu Alvan Sutandy menjelaskan, pihaknya berencana membentuk holding company bersama PTPN dan IHC dalam membangun dan mengoperasikan rumah sakit berkelas internasional. Rumah sakit itu nantinya dibangun di kawasan Glugur, Jalan Yos Sudarso, Medan.

"Untuk tahap pertama dibangun 500 kamar, dan tahap selanjutnya ditambah 1.500 kamar lagi. Ini akan menjadi rumah sakit terbesar," jelas Alvan Sutandy.

Pihaknya berharap pembangunan tersebut dapat terealisasi sesegera mungkin dengan dukungan pemerintah daerah. 

"Realisasi pembangunan tergantung izin, kami berharap tahun ini bisa dimulai pembangunannya, tergantung dukungan pemerintah setempat. Pak Gubernur sangat menyambut baik rencana ini. Saya berharap pemerintah di Sumut bisa sinergi untuk pembangunannya," kata Alvan.

Menanggapi permintaan Gubsu untuk menggunakan sumber daya lokal, Alvan meyakinkan bahwa pihaknya akan mengupayakan penggunaan tenaga kerja, baik medis maupun non-medis dari Sumatera Utara.

"Kalau tenaga kerja akan kami upayakan yang lokal, kita akan memberi pelatihan. Minimal 90% lokal," ujarnya.

Dijelaskannya, Sunrise sudah berpengalaman dalam mengelola rumah sakit di berbagai negara, sedangkan investasi di Sumut adalah yang pertama di Indonesia.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar