Gubsu: Perangi Politik Uang dan Politisasi SARA Pilkada

Gubsu: Perangi Politik Uang dan Politisasi SARA Pilkada

Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi.

(aa/rzp)

Rabu, 14 Februari 2018 | 18:56

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, mengajak seluruh masyarakat untuk tolak dan lawan politik uang dan politisasi SARA dalam Pilkada serentak 2018.

"Apalagi politisasi SARA itu sangat berpotensi mengganggu persaudaraan dalam NKRI yang kita cintai ini," kata Gubsu dalam Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA yang digelar Bawaslu Sumut di Lapangan Istana Maimun, Medan, Rabu (14/2).

Selain itu, politik uang menjadi momok yang membuat pertarungan di Pilkada serentak menjadi tidak fair dan pragmatis. Sebab, Pilkada serentak itu bisa dikatakan sukses jika tidak adanya politik uang dan politisasi SARA di dalamnya.

"Untuk itu marilah kita bersama-sama lawan dan perangi politik uang dan politisasi SARA, serta termasuk ujaran kebencian," ajaknya.

Gubsu juga mengharapkan, Pilgubsu 2018 ini terbebas dari unsur SARA dan tekanan dari pihak mana pun agar terciptanya kondisi yang kondusif, aman, damai, tenteram, lancar, dan sukses.

"Selain itu juga saya mengharapkan seluruh ASN untuk bersikap netral dan jangan ada yang berpihak pada pihak mana pun," tambahnya.

Gubsu juga meminta kepada pihak Polda Sumut untuk bertindak tegas terhadap kampanye hitam, terutama mengarah ke ujaran kebencian, apalagi mengarah ke fitnah, serta SARA.

"Dan kepada pihak penyelenggara Pilkada di Sumut untuk dapat bekerja keras meningkatkan partisipasi pemilih di Sumut dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," pesannya.

(aa/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar