Gubsu: Pemberantasan Narkoba Tak Bisa Sekadar Seremonial

Gubsu: Pemberantasan Narkoba Tak Bisa Sekadar Seremonial

Peringatan HANI tahun 2019 di Kantor Gubernur Sumut

(jw/eal)

Rabu, 26 Juni 2019 | 14:56

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi, menyebut sinergisme dari semua kelompok serta kekuatan iman menjadi kunci utama dalam melawan dan memberantas narkoba.

"Perkuat iman itu adalah segala-galanya yang membentengi diri dari godaan-godaan seperti narkoba. Kemudian bersatu-padu kita selesaikan (masala) narkoba ini, selesai. Pemerintah, rakyat, sama-sama. Selama sifatnya masih terus-menerus seremonial, tak bisa kita selesaikan. Niat dan tekad kuat, motivasi, dan iman yang harus terus kita tingkatkan," kata Edy usai Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2019 di Halaman Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (26/6).

Edy menilai peringatan HANI yang bersifat seremonial seperti ini tetap penting untuk diselenggarakan. Akan tetapi yang lebih penting adalah implementasi di lapangan. Edy berandai-andai agar euforia perlawanan terhadap narkoba sama semaraknya seperti pada saat kampanye Pilpres.

"Apabila kampanye narkoba ini kita lakukan seperti kampanye Pilpres lalu, semua ngotot untuk saling memenangkan. Coba kita menangkan Republik Indonesia ini untuk bersih dari narkoba, Insha Allah habis narkoba ini. Kita tanya pada diri masing-masing, apakah kita sudah punya cukup keimanan dan tekad untuk melawan narkoba ini, kalau belum tak akan pernah selesai narkoba ini," ucapnya.

Sebelumnya, Edy juga membacakan pidato Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, dalam Peringatan HANI 2019.

Dalam pidato tersebut disebutkan penanggulangan permasalahan narkotika harus dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Caranya melalui pendekatan hukum dan pendekatan kesehatan, sosial serta pendidikan.

"Oleh karena itu dukungan seluruh elemen bangsa sangat dibutuhkan dalam mengemban tugas dan amanah yang diberikan oleh rakyat. Marilah berjuang bersama, bekerja sekuat tenaga, menjadikan negara kita bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Karena jika masyarakat sehat maka negara akan kuat," sebut Edy membacakan pidato.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, Brigjen Pol. Atrial, menyebut tema yang diusung pada Peringatan HANI 2019 ialah Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas.

Tema ini dipilih karena generasi milenial merupakan calon pemimpin bangsa. Bila gagal dalam mendidik kaum milenial, maka sama dengan gagal membangun suatu bangsa.

"Saat ini berdasarkan hasil rilis Badan Narkotika Internasional, terdapat 803 narkotika jenis baru yang beredar di dunia dan 74 telah beredar di Indonesia. Kemudian tahun 2018, BNN bersama dengan LIPI mengungkap bahwa prevalensi penyalahgunaan narkotika pada kelompok pelajar dan mahasiswa sebesar 3,21 persen atau setara 2.297.492 orang. Pada kelompok pekerja sebesar 2,1 persen atau 1.514.000 orang," jelasnya.

Atrial juga menginformasikan bahwa saat ini BNN telah memiliki 16 satuan kerja di Provinsi Sumut, yakni terdiri dari 1 BNN Provinsi dan 15 BNN kabupaten/kota. Adapun capaian kinerja BNNP Sumut dua tahun terakhir yaitu telah terlaksana sebaran informasi sebanyak 3.543.314 atau setara dengan 24.84 persen dari penduduk Sumut.

Kemudian terbentuk relawan anti narkotika sebanyak 1688 dan penggiat narkotika sebanyak 1400 orang. Pada tahun 2018, berkas kasus tidak pidana narkotika yang terungkap sebanyak 118 dan tindak pidana pencucian uang sebanyak 5 kasus dengan jumlah tersangka 142 orang.

"Pada tahun 2018, jumlah klien yang direhabilitasi berupa rawat jalan berjumlah 920 orang dan rawat inap sebanyak 190 orang. Pada tahun 2017, diketahui prevalensi penyalahgunaan narkotika di Sumut adalah 2.53 persen atau setara 256.000 jiwa terpapar narkoba," terangnya.

Turut hadir dalam peringatan HANI 2019 yakni Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Hj R Sabrina, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah beserta unsur forkopimda Sumut atau yang mewakili, OPD dan ASN Pemrpov Sumut, BUMN/BUMD, dan masyarakat umum.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar