Gubsu: Ini Merupakan Hari Bersejarah Bagi Sumut

Gubsu: Ini Merupakan Hari Bersejarah Bagi Sumut

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, berlari membawa obor Asian Para Games 2018

(jw/eal)

Sabtu, 22 September 2018 | 17:54

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menyambut obor Asian Para Games 2018 yang akan diarak di Kota Medan hari Minggu (23/9) besok. Dari api yang menyala, diharapkan semangat para atlet Indonesia akan terpancar untuk memenangi setiap pertandingan.

"Saya ucapkan selamat datang kepada Ketua INAPGOC (Indonesia Asian Para Games Organizinig Committee) Bapak Raja Sapta Oktohari dan duta obor Asian Para Games serta undangan yang hadir," kata Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Musa Rajekshah, Sekdaprov Sumut R Sabrina, Walikota Medan Dzulmi Eldin serta jajaran pimpinan OPD Pemprov Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Sabtu (22/9) sore.

"Ini hari bersejarah bagi Sumatera Utara yang dilalui api obor yag dimulai dari beberapa tempat dan kini sampai di Medan," sambungnya.

Gubsu menjelaskan bahwa Sumut dikenal dengan keberagaman suku bangsa dan toleransi tinggi antar umat beragama. Begitu juga sebagai daerah yang ramah bagi penyandang disabilitas. Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilan para atlet Sumut menduduki peringkat tiga dalam Pekan Paralympic Nasional 2016 di Jawa Barat.

"Dukungan kepada saudara-saudara kita penyandang disabilitas akan tetap dan terus dilanjutkan. Pemprov Sumut mengapresiasi setingginya kepada INAPGOC, NPC Sumut, Pemko Medan serta masyarakat yang antusias menyemarakkan pawai obor Asian Para Games esok hari," jelasnya.

"Dengan penyambutan ini saya berharap bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat sekaligus penyemangat bagi para atlet penyandang disabilitas untuk sukses dalam kehidupan," pungkas Edy.

Gubernur Sumatera Utara menyerahkan obor Asian Para Games 2018 kepada Walikota Medan

Gubernur Sumatera Utara menyerahkan obor Asian Para Games 2018 kepada Walikota Medan

Sementara Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari menyampaikan bahwa Asian Para Games 2018 merupakan ajang paling bergengsi di Asia untuk atlet disabilitas dan ajang kedua paling bergengsi di dunia setelah Paralympic.

"Ini juga menjadi momentum bersejarah karena Indonesia dipercaya sebagai negara ketiga menjadi tuan rumah. Kami laporkan dengan bangga, ada tujuh anak Sumut yang akan berlaga. Dua diantaranya mendapatkan prestasi mendali emas di Asean Para Games Kuala Lumpur yang lalu," jelas Raja.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar