Gubsu Berharap Rumah Sakit di Sumut Tingkatkan Pelayanan

Gubsu Berharap Rumah Sakit di Sumut Tingkatkan Pelayanan

Foto bersama Gubernur Sumatera Utara dengan peserta Seminar Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di Kota Medan, Rabu (22/2)

(jw/eal)

Rabu, 22 Februari 2017 | 20:57

Analisadaily (Medan) - Agar warga Indonesia tidak berobat ke negeri jiran, Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, mengajak rumah sakit khususnya yang ada di Sumatera Utara agar meningkatkan pelayanan dan fasilitasnya.

"Rumah sakit yang ada di Sumut harus bisa meningkatkan pelayanan agar masyarakat khususnya warga Sumut tidak lagi ke luar negeri," kata Erry saat membuka Seminar Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di Kota Medan, Rabu (22/2).

Hadir dalam acara tersebut Kedutaan Besar Republik Polandia, Tomasz Pietka, Ketua Persi Pusat dr Kuntjoro Adi Purjanto, Ketua Persi Sumut dr Azwan Hakim Lubis, pelopor Hemodialisa, Harun Rasyid Lubis, serta sejumlah direktur rumah sakit negeri dan swasta, Kadis Kesehatan Sumut, Kadis Kesehatan Medan serta Kepala BPJS Medan.

Lebih lanjut, Erry Nuradi meminta agar rumah sakit yang merupakan salah satu institusi pelayanan kesehatan yang kompleks, dinamis dan kompetitif bisa memenuhi standar mutu dan memberikan pelayanan yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Contohnya persoalan yang dikeluhkan masyarakat antara lain masih banyak warga belum mempunyai kartu badan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS) Kesehatan, ketersediaan obat terbatas terutama untuk pasien yang menderita kanker stadium akhir, hingga distribusi tenaga medis yang belum merata dan standar pelayanan minimum (SPM) belum sepenuhnya dilaksanakan. Maka, tak heran masyarakat memilih berobat ke negara tetangga bagi yang mampu, sedangkan tidak mampu masing menggunakan pengobatan tradisional," ungkap Gubsu.

Selain itu, Gubsu juga berharap tenaga kesehatan tak boleh lagi berdiam diri, harus berjuang untuk meningkatkan kompetensi diri agar mampu bersaing dengan tenaga kerja asing dengan kemampuan ilmu dan teknologi kedokteran.

"Saya merasa bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap organisasi PERSI, sehingga nantinya hasil seminar ini dapat diimplementasi di seluruh rumah sakit se Sumatera Utara," tukasnya.

Sementara Ketua Umum Persi dr Kuntjoro Adi Purjanto menjelaskan, seminar ini mengangkat isu-isu perumahsakitan, diantaranya kebijakan terkini Kemenkes RI dalam meningkat mutu pelayanan RS di era Mea dan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

"Berdasarkan data jumlah rumah sakit di Sumut mencapai 215 unit dengan rincian 33 rumah sakit umum daerah, 1 RSU Provinsi, 1 RSU Vertikal, 10 RSU TNI/Polri, 13 RSU BUMN, 157 RSU swasta. Sedangkan RS yang telah lulus akreditasi versi 2012 sebanyak 40 terdiri atas RSU pemerintah dan swasta serta 16 RSU pemerintah yang status badan layanan umum daerah (BLUD)," jelas dr Kuntjoro Adi Purjanto.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar