Gubsu Ajak Semua Umat Beragama Jaga Kerukunan

Gubsu Ajak Semua Umat Beragama Jaga Kerukunan

Gubsu bersama Kapoldasu menjadi narasumber dalam dialog antara umat beragama di Gedung MICC Medan, Kamis (7/12)

(jw/eal)

Kamis, 7 Desember 2017 | 18:20

Analisadaily (Medan) - Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, bersama jajaran kepolisian serta para pemuka agama sepakat untuk menjaga dan meningkatkan kerukunan antar umat beragama di Provinsi Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Umat Beragama yang digelar Rumah Komunitas Lintas Agama di Gedung MICC Medan, Kamis (7/12).

Hadir dalam acara tersebut, Kapolda Sumut, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, Walikota Medan, Dzulmi Eldin, dan para petinggi Polda Sumut, para tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat umum.

Gubsu sangat memberi apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, dengan kebersamaan kita bisa membangun Sumut menjadi lebih baik.

"Sumut ini miniaturnya Indonesia. Dengan berbagai suku, agama dan bangsa saya yakin ke depannya akan lebih maju, tentunya dengan dukungan dari masyarakat dan tokoh lintas agama," ujar Gubsu.

"Untuk itu Pemprovsu mendukung penuh akan keamanan serta kerukunan umat pada acara yang disponsori Polda Sumut tersebut," tambah Gubsu.

Sementara itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, dalam kesempatan itu menegaskan, kepolisian akan berusaha keras menumpas tidak kejahatan seperti narkoba dan begal. Apabila sudah melampaui batas, pihaknya akan melakukan tindakan tegas di tempat.

"Sebagai petinggi di jajaran Poldasu, saya secara pribadi memberi apresiasi di bidang kerukunan beragama di Sumut. Tapi sayangnya tindakan kriminal masih ada mulai dari peredaran narkoba dan begal," paparnya.

Foto bersama usai dialog antara umat beragama di Gedung MICC Medan, Kamis (7/12)

Foto bersama usai dialog antara umat beragama di Gedung MICC Medan, Kamis (7/12)

Sementara Kapolri Jenderal Tito Karnavian melalui pesan tertulis yang dibacakan Kakorbinas Baharkam Mabes Polri, Irjen Pol. Arkian Lubis menjelaskan, kegiatan dialog umat beragama memiliki potensi agar rakyat saling mendukung dan tidak mudah terhasut yang mengarah kepada perpecahan bangsa.

Tak hanya itu dalam pesan itu, Kapolri juga mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk mengingat sumpah pemuda. "Jauh sebelum kemerdekaan, pemuda/pemudi di penjuru tanah air dari berbagai lapisan dan agama bersumpah meraih kemerdekaan negeri ini," pesan Kapolri.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar