Gubernur Sumut Diminta Bertindak Soal Matinya Air di Medan

Gubernur Sumut Diminta Bertindak Soal Matinya Air di Medan

Masyarakat mengantre mengambil air bersih di Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Pembantu Medan Denai, Jalan AR. Hakim, Selasa (24/10).

(jw/rzp)

Selasa, 24 Oktober 2017 | 12:45

Analisadaily (Medan) - Matinya air beberapa hari belakangan ini membuat masyarakat Kota Medan mengeluh, dikarenakan segala aktivitas mereka terkendala. Oleh karena itu masyarakat berharap Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi, bertindak.

"Kami berharap Pak Erry harus bertindak untuk masalah ini. Soal air ini sangat sensitif bagi masyarakat," kata warga Jalan Thamrin, Linda, yang sedang mengantre mengambil air di Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Pembantu Medan Denai, Selasa (24/10).

Linda menceritakan, matinya air di kawasan tempat tinggalnya sejak Sabtu (21/10) subuh lalu. "Sejak Sabtu mati. Kemudian Hari Minggu-nya hidup lagi sebentar, tapi Senin mati sampai sekarang. Makanya kami ambil ke sini," ungkapnya.

Linda juga berharap, dengan matinya air di beberapa kawasan Kota Medan, membuat Gubernur melakukan tindakan tegas terhadap PDAM Tirtanadi. "Cari solusinya untuk masyarakat. Kalau kayak gini masyarakat bingung. Jangan alasan karena perbaikan terus, tapi nggak ada solusi," ungkapnya.

Penyebab air mati di beberapa kawasan Kota Medan dikarenakan pipa induk PDAM berdiameter 1.000 mm yang berlokasi di Jalan Stasiun Kereta Api Duren/Jalan Purwo, Gang Anyelir, pecah. Hingga kini perbaikan terus dilakukan pihak PDAM Tirtanadi.

(jw/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar