Grace Natalie: Kehadiran PSI jadi Pengganggu Partai-Partai Lama

Grace Natalie: Kehadiran PSI jadi Pengganggu Partai-Partai Lama

Ketua Umum PSI, Grace Natalie.

(jw/rzd)

Senin, 11 Maret 2019 | 23:25

Analisadaily (Medan) - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie mengatakan, kehadiran PSI di dunia politik Indonesia menjadi pangganggu bagi partai-partai lama. Namun, PSI tidak akan menerobos mainstream partai lama.

“Sejarah telah menuliskan takdir PSI akan menjadi pengganggu kenyamanan partai-partai lama. Kita akan mengganggu tidur siang panjang para politisi yang hanya bekerja lima tahun sekali,” katanya di hadapan ribuan kader PSI dalam #Festival11 di Medan Internasional Convention Center (MICC), Senin (11/3).

“Bahkan, partai-partai lama juga masih menggunakan gaya lama dalam berpolitik,” ujarnya.

Menurut Grace, Parpol lama lebih banyak mengumbar janji kepada masyarakat. Selain itu, banyak pekerjaan rumah bagi Parpol lama untuk membangun negeri ini selalu diabaikan.

“PSI sebetulnya tidak perlu berdiri jika partai nasionalis mengerjakan pekerjaan rumahnya dan tidak banyak mengumbar janji,” jelasnya.

Grace juga mengungkapkan, banyak partai-partai pendukung yang mengekang terbitnya peraturan, bahkan mengekang kebebasan.

“Hal tersebut sungguh terkesan sangat diskriminatif,” ungkapnya.

Grace menambahkan, meskipun mereka berada dalam satu perahu dengan Presiden Joko Widodo, bukan berarti mereka tidak memiliki perbedaan.

“PSI adalah sebuah gagasan baru dalam politik Indonesia, yang mendasarkan diri pada semangat membangun politik yang bersih, politik yang bekerja melayani rakyat, dan politik yang terbuka,” sebutnya.

“Survei-survei dari lembaga kredibel menunjukan bahwa saat ini elektabiltas PSI membaik. Saya yakin di Sumut pasangan Jokowi-Amin menang dalam Pemilu 2019 mendatang,” pungkasnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar