Grab Indonesia Dukung dan Siap Laksanakan Perluasan Tarif Ojol

Grab Indonesia Dukung dan Siap Laksanakan Perluasan Tarif Ojol

Grab Indonesia (Ist)

(rel/rzd)

Selasa, 13 Agustus 2019 | 19:09

Analisadaily (Jakarta) - Mulai 9 Agustus 2019, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia menerapkan perluasan tarif baru ojek online (ojol) di 88 kota yang berada pada Zona I dan Zona III.

Direktur Angkutan Jalan Kemenhub, Ahmad Yani mengatakan, dengan diterapkannya tarif baru di 88 kota yang berada di Zona I dan Zona II, total sudah 123 kota yang telah menerapkan tarif baru ojol.

Terkait penerapan perluasan tarif baru ojol, Head of Public Affairs, Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno mengatakan, pihaknya mendukung dan siap melaksanakan perluasan tarif ojol sesuai pertemuan dengan Kementerian Perhubungan pada 7 Agustus 2019.

“Kami akan menyesuaikan aspek teknologi, seperti algoritma dan GPS sesuai dengan skema tarif yang baru,” kata Tri Sukma, berdasarkan keterangan resi diperoleh Analisadaily.com, Selasa (13/8).

Selain itu, lanjutnya, Grab Indonesia akan melakukan sosialisasi kepada mitra pengemudi. Survei Grab Indonesia terhadap mitra pengemudi pada bulan Mei 2019 menemukan, kenaikan tarif berpengaruh positif terhadap pendapatan mitra pengemudi, sebesar 20 hingga 30 persen.

“Disertai dengan jumlah orderan yang stabil,” ujarnya.

Tri Sukma menyebut, Grab didirikan dengan semangat memaksimalkan manfaat teknologi bagi masyarakat luas. Kehadiran Grab di Indonesia telah memberi kontribusi ekonomi sebesar Rp 48,9 triliun dari peningkatan pendapatan mitra pengemudi GrabCar dan GrabBike, mitra GrabFood, dan agen Kudo individual.

“Lebih jauh, kehadiran Grab juga menyumbang kesejahteraan masyarakat Jabodetabek sebesar Rp 46,14 triliun melalui surplus konsumen,” sebutnya.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar