Gerakan Kakek-Nenek Peduli Keadilan Geruduk Kantor DPRD Sumut

Gerakan Kakek-Nenek Peduli Keadilan Geruduk Kantor DPRD Sumut

Massa aksi unjuk rasa di DPRD Sumut.

(jw/rzd)

Kamis, 27 Juni 2019 | 16:58

Analisadaily (Medan) - Seratusan kakek dan nenek yang tergabung dalam Gerakan Kakek-Nenek Peduli Keadilan (GKN-PD) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Kota Medan.

Dalam aksi tersebut para pengunjung rasa yang terdiri dari kakek dan nenek meminta kepada penegak hukum untuk mengusut kasus penganiayaan yang berakibat kematian dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung pada 21 dan 22 Mei 2019 lalu di depan Kantor Bawaslu RI.

"Patut diduga bahwa aksi tersebut dilakukan oleh oknum-oknum yang menggunakan pakaian Polisi dan Brimob, serta pakaian sipil," kata Koordinator Lapangan, Abu Fajar, di sela-sela aksi, Kamis (27/6).

Selain itu, para pengunjuk rasa meminta agar mengusut tuntas kasus kematian ratusan anggota KPPS di berbagai daerah di Indonesia pasca Pemilu 2019.

Massa aksi unjuk rasa di DPRD Sumut. (jw)

Massa aksi unjuk rasa di DPRD Sumut. (jw)

"Oleh karena itu kami meminta agar Komnas HAM Indonesia untuk melakukan investigasi terhadap kematian tidak wajar terhadap lebih dari 600 orang di Indonesia," ungkap Abu Fajar.

Dari pantauan Analisadaily.com di lokasi unjuk rasa, terlihat seratusan massa aksi tersebut dalam aksinya juga mendapat pengawalan dari pihak kepolisian dan pihak TNI.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar