Gerak Cepat Pemkab Samosir Bantu Korban Banjir Bandang

Gerak Cepat Pemkab Samosir Bantu Korban Banjir Bandang

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, meninjau lokasi banjir bandang.

(jw/rzd)

Sabtu, 4 Mei 2019 | 20:51

Analisadaily (Medan) - Pasca banjir bandang menerjang Kecamatan Sitotio, Kabupaten Samosir yang menyebabkan empat rumah rusak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir langsung memberikan bantuan untuk para korban.

"Untuk meringankan keluarga korban banjir bandang, saya langsung memerintahkan instansi terkait dibantu Polres dan TNI untuk langsung menurunkan bantuan," kata Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, kepada Analisadaily.com, Sabtu (4/5).

Rapidin menjelaskan, dalam peristiwa tersebut, untuk fasilitas umum yang berada di Desa Buntu Mauli, Dusun I dan II, terdapat satu jembatan penghubung yang hancur dan terputus. Sementara di Dusun III juga terdapat satu jembatan Binanga Bolon meluap dan jalan terputus akibat diterjang banjir bandang.

"Semua akses jalan dan fasilitas umum rusak akibat terjangan banjir bandang. Makanya, saya perintahkan instansi terkait turun dan memberikan bantuan untuk para korban," jelasnya.

Rapidin mengungkapkan, saat ini mereka telah mendirikan dapur umum dan mendirikan tenda darurat bagi korban yang terkena dampak banjir bandang tersebut.

"Kita juga telah mendrop kebutuhan-kebutuhan penting, seperti makanan, pakaian dan kebutuhan pokok lainnya. Untuk menormalisasi aliran sungai, kami juga sudah membuat tindakan pencegahan untuk banjir susulan," ungkapnya.

Terkait korban yang meninggal dunia, Rapindin juga mengucapkan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.

"Semoga keluarga dapat tabah dan mendapat penghiburan dari Tuhan. Kami juga selalu memberikan semangat kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir untuk melindungi mereka. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu bersama kita dalam menjalankan setiap tugas dan tanggungjawab kita," pungkas Bupati Samosir.

Untuk diketahui, peristiwa banjir bandang tersebut terjadi pada Jumat (3/5) sekitar pukul 16.00 WIB. Pada saat itu di daerah Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir diguyur hujan lebat selama dua jam.

Akibat hujan lebat tersebut, aliran Sungai Radang Bodi yang berada di Desa Buntu, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir meluap dan menyebabkan banjir bandang.

Dalam peristiwa itu menyebabkan empat rumah rusak parah dan satu warga bernama Tiaman br Situmorang (65) meninggal dunia.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar