Generasi Muda Harus Berani Hadapi Tantangan

Generasi Muda Harus Berani Hadapi Tantangan

Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah. (Foto: Istimewa)

(rel/rzd)

Sabtu, 29 September 2018 | 21:10

Analisadaily (Medan) - Generasi milenial diharapkan memiliki keberanian dalam segala hal saat menghadapi tantangan di era global. Generasi muda memiliki peran yang sangat sentral pada perkembangan dan tantangan yang membayangi Indonesia.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah saat membuka seminar internasional “The Dream of Millenial Generation To Grow and Millenial Indonesian Traditional” di Hermes Place Polonia, Kota Medan.

“Dibutuhkan individu yang unggul, generasi pengisi pembangunan yang memiliki semangat nasionalisme,” kata Ijeck, sapaan akrabnya, Sabtu (29/9).

Menurut Ijeck, generasi muda juga harus membuktikan dirinya tidak hanya menjadi pengikut. Namun, juga harus menjadi inspirasi dalam berkarya, sebab di masa depan Indonesia punya banyak tantangan.

Generasi muda Indonesia diharapkan bisa menghadapi tantangan tersebut, misalnya perkembangan teknologi. Namun, saat ini banyak generasi muda yang menghabiskan waktunya dengan dunia digital, ketimbang dunia nyata.

“Hal ini yang harus kita antisipasi, nantinya berdampak sangat tidak positif kalau kita biarkan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat mendukung kegiatan yang bersifat membangun karakter generasi muda. Apalagi, generasi muda merupakan roda penggerak utama pembangunan di Sumut, khususnya di kabupaten/kota.

“Kalau bisa kita agendakan kegiatan di daerah, karena memang selama ini kegiatan seperti ini hanya banyak di Medan, sementara masyarakat di kabupaten/kota banyak yang perlu perhatian, apalagi kegiatan membangun atau mengubah karakter anak muda kita,” ucapnya.

Ijeck juga mengaku prihatin, karena generasi muda Sumut masih banyak yang terlibat narkoba. Untuk itu, diharapkan semua komponen masyarakat Sumut memperhatikan hal tersebut. “Kalau kita tidak persiapkan hal ini, nanti akan terlambat,” ungkapnya.

Disampaikannya juga, untuk mempercepat proses pembangunan di Sumut, Pemprov mengharapkan adanya masukan dari pihak universitas. “Mungkin masukan untuk program yang belum ada di agenda kami, khususnya pembangunan karakter masyarakat, terutama anak muda Sumatera Utara,” sebutnya.

Ketua Panitia Seminar, Nurmaida Irawani mengatakan, seminar tersebut bertujuan untuk mencari solusi terhadap beberapa permasalahan. Selain itu, juga diadakan pameran permainan tradisional, yang  dikemas dalam nuansa milenial yang berpadu dalam nuansa tradisional.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar