Gempa Susulan di Malut Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Susulan di Malut Tidak Berpotensi Tsunami

Peta gempa bumi di Maluku Utara, Jumat (15/11)

(rzp/eal)

Jumat, 15 November 2019 | 11:25

Analisadaily (Maluku Utara) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi beberapa kali gempa susulan pasca gempa utama dengan kekuatan 7,1 magnitudo yang berlokasi di titik koordinat 1.63 LU 126.39 BT atau 134 Km Barat Laut Jailolo, pada kedalaman 73 Km di Maluku Utara (Malut).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo mengatakan, gempa susulan masing-masing tercatat berkekuatan 5.0 magnitudo pada Jumat (15/11) dini hari pukul 00.55 WIB, dengan titik lokasi di 1.54 LU, 126.46 BT atau 128 Km Barat Laut Jailolo di kedalaman 10 Km

"BMKG menyatakan gempa susulan ini tidak berpotensi tsunami," kata Agus.

Kemudian gempa selanjutnya tercatat dengan kekuatan 5,9 magnitudo pukul 01.45 WIB yang berada di titik lokasi 1.49 LU, 126.40 BT dengan pusat gempa berada di dasar laut atau 127 Km Barat Laut Jailolo di Kedalaman 10 Km.

"Gempa tersebut juga dinyatakan tidak berpotensi tsunami dan guncangannya dirasakan di Ternate, Manado, Tahuna dan Bitung," ucapnya.

Sebelumnya BMKG menyatakan status peringatan dini tsunami pasca gempa utama 7,1 magnitudo yang diakhiri pada pukul 01.45 WIB. BMKG juga memutakhirkan laporan adanya gelombang tsunami dengan ketinggian masing-masing 0,6 meter di Ternate (23.43 WIB), 0,9 meter di Jailolo (23.43) dan 0,10 meter di Bitung (00.08 WIB).

Sementara ini belum adanya laporan kerusakan infrastruktur ataupun jatuhnya korban jiwa. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI/Polri sedang berupaya melalukan kaji cepat terkait pasca gempa tersebut.

"Warga sekitar lokasi yang terdampak guncangan gempa diharapkan agar tidak panik dan tidak terpengaruh dengan kabar yang tidak benar dan tidak dapat dipertanggung jawabkan," terang Agus.

(rzp/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar