Gempa Manado, 19 bangunan Alami Rusak Ringan

Gempa Manado, 19 bangunan Alami Rusak Ringan

Peta gempa bumi di Manado (Foto: BNPB)

(rel/csp)

Jumat, 15 November 2019 | 16:25

Analisadaily (Ternate) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate melaporkan, gempa memicu kerusakan bangunan, yang hingga kini tercatat ada 19 unit mengalami rusak ringan pasca gempa, Jumat (15/11), dini hari pukul 00.17 WITA.

Rinciannya, 15 rumah, 3 gereja dan 1 sekolah. Rumah rusak ringan di Kelurahan Lelewi 9 unit, Mayau 5 dan Bido 1, sedangkan gereja masing-masing 1 unit rusak pada ketiga kelurahan. Fasilitas sekolah rusak teridentifikasi 1 unit di Kelurahan Mayau.

Ketiga wilayah kelurahan ini berada di bawah administrasi Kecamatan Batang Dua, yang letaknya di sebuah pulau kecil.

Di samping bangunan rusak, BPBD mencatat dua orang mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan. Kedua korban berasal dari Kelurahan Mayau dan Kelurahan Lelewi. Hingga saat ini belum tercatat adanya warga yang mengungsi.

BPBD Provinsi Maluku Utara telah melakukan koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota, BMKG dan lembaga terkait untuk melakukan pendataan pasca gempa.

Sebanyak 87 kali gempa susulan terjadi hingga pukul 11.00 WITA setelah gempa M 7.1 terjadi pada hari ini (15/11), pukul 00.17 WITA. Dari gempa susulan itu, 7 di antaranya dirasakan warga. Catatan BMKG, gempa terjadi hanya 50 km dari kejadian gempa dengan kekuatan yang sama dan mekanisme sama pada 2014.

BPBD Kabupaten Halmahera Barat melaporkan gempa tadi dirasakan sangat kuat sehingga membuat warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. BPBD Kota Ternate dan Kota Bitung juga melaporkan hal yang sama, warga merasakan gempa kuat sehingga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Yang unik fenomena gempa besar ini terjadi pada tanggal yang sama yaitu 15 November. Gempa jelang dini hari tadi merupakan gempa dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault. Gempa terjadi pada salah satu segmen dengan frekuensi gempa moderate (M 7 - M 7.5) sangat tinggi di Indonesia.

(rel/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar