Gempa Bumi Susulan Kembali Guncang Padang Sidempuan

Gempa Bumi Susulan Kembali Guncang Padang Sidempuan

Gempa bumi mengguncang Padang Sidempuan menyebabkan kerusakan pada rumah warga, Jumat (14/7).

(rel/rzp)

Jumat, 14 Juli 2017 | 22:20

Analisadaily (Medan) - Kota Padang Sidemuan kembali diguncang gempa bumi tektonik, Jumat (14/7) sekira pukul 17:13:00 WIB. Analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi berkekuatan M=4.6 dengan posisi episenter pada koordinat 1,41 LU dan 99,26 BT, tepatnya di darat pada jarak 6 kilometer arah Barat Laut dari Padang Sidempuan, pada kedalaman 10 kilometer.

Informasi diperoleh dari Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan, Edison Kurniawan menyebut, berdasarkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Padang Sidempuan dan Sipirok dengan intensitas gempa bumi II SIG-BMKG (III MMI).

“Gempa bumi ini adalah rangkaian gempa bumi susulan setelah dipicu kejadian gempa bumi utama M=5.0 yang terjadi pada pukul 08:25:16 WIB, dan telah menyebabkan kerusakan rumah ringan hingga berat di beberapa desa di wilayah Kota Padang Sidempuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan. Hingga pukul 17.30 WIB telah terjadi lima kali gempa bumi susulan,” kata Edison.

Dari hasil observasi BBMKG Wilayah I Medan, gempa bumi ini berada pada zona sesar Sumatera, pada Segmen Angkola, karakteristik sinyal gempa bumi ini menunjukkan gempa bumi tektonik. Dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi tektonik dangkal pada lapisan kerak bumi.

“Mekanisme sumber gempa bumi diperkirakan strike slip sesuai mekanisme dari sistem sesar Sumatera,” jelasnya.

Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kota Padang Sidempuan diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti arahan Pemerintah Daerah melalui BPBD, dan mengikuti perkembangan informasi gempa bumi susulan dari BMKG.

“Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai barat Sumatera Utara dan sekitarnya, diimbau agar tidak terpancing isu mengingat gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” Edison menerangkan.

(rel/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar