Gempa Bumi Di Sumenep, 6 Luka Dan 77 Rumah Rusak

Gempa Bumi Di Sumenep, 6 Luka Dan 77 Rumah Rusak

Warga sedang mengangkuti puing-puing reruntuhan akibat gempa bumi di Sumenep, Jawa Timur, Kamis (14/6)

Kamis, 14 Juni 2018 | 13:16

Analisadaily (Jawa Timur) - Masyarakat di Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur dikejutkan gempa bumi berkekuatan 4.8 Skala Richter (SR) pada Rabu, 13 Juni 2018, pukul 20.06 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BKG)  melaporkan episenter gempa di darat pada jarak sekitar 6 km arah Timur Laut Sumenep, Jawa Timur dengan kedalaman 12 kilometer.

Gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi intraplate dengan hiposenter dangkal akibat aktivitas patahan lokal.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, saat gempa dirasakan kuat selama 5 detik, masyarakat berhamburan panik ke luar rumah dan bangunan.

“Pada saat bersamaan sedang berlangsung sholat tarawih. Guncangan gempa dirasakan naik turun disertai dengan bangunan yang rusak,” kata Sutopo sebagaimana informasi diterima Analisadaily.com melalui pesan Whatsapp, Kamis (14/6).

Ia merincikan, guncangan keras ini dirasakan masyarakat desa di Kecamatan Batu Putih yang diantaranya Desa Bulaan, Desa Batu Putih Laok, Desa Bantelan, Desa Sergeng, dan di Kecamatan Dasuk di Desa Dasuk Timur.

“Data sementara 6 orang luka ringan, 25 unit rumah rusak berat, 52 unit rumah rusak ringan, 2 unit masjid rusak berat, 1 unit masjid rusak ringan, 1 unit Madrasah rusak berat dan 1 unit ponpes rusak ringan. Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Sekarang, BPBD Kabupaten Sumenep bersama aparat dari Kodim 0827 Sumenep, Polri, Basarnas, PMI, relawan dan SKPD masih melakukan pendataan dan penanganan darurat.

Petugas bersama masyarakat membersihkan puing-puing bangunan yang roboh. Bantuan disalurkan kepada masyarakat yang menjadi korban gempa.

Puing-puing reruntuhan akibat gempa bumi di Sumenep, Jawa Timur

Puing-puing reruntuhan akibat gempa bumi di Sumenep, Jawa Timur

Gempa di Mentawai

Gempa bumi secara beruntun juga mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Rabu (13/6) – Kamis (14/6). Dilaporkan, adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sebanyak 12 kali dengan kekuatan 5.8 SR, pukul 06.08 WIB.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,0 LS dan 98,76 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 90 km arah barat Kota Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat pada kedalaman 13 km.

Gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera.

Gempa dirasakan lemah masyarakat di Mantawai. Namun, beberapa gempa susulan tidak dirasakan guncangannya. Tidak ada korban jiwa dan kerusakan akibat gempa di Mentawai. Aktivitas masyarakat berjalan dengan normal.

Akan tetapi, BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai terus melakukan pemantauan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar