Gempa Berkekuatan 7,0 SR Guncang Lombok Hingga Bali

BMKG: Gempa Berpotensi Tsunami

Gempa Berkekuatan 7,0 SR Guncang Lombok Hingga Bali

Keterangan gempa di Lombok Timur

(csp/eal)

Minggu, 5 Agustus 2018 | 20:42

Analisadaily (Lombok) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa berkekuatan 7.0 Skala Richter (SR) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (5/8) sekitar pukul 18.46 WIB.

Menurut informasi yang diterima Analisadaily.com, gempa yang terasa sampai Pulau Bali ini berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, peringatan dini tsunami telah diaktivasi.

"Potensi tsunami terjadi di Pantai Lombok Barat bagian utara dengan status waspada dan pantai Lombok Timur bagian Utara dengan status Waspada," kata Sutopo melalui pesan seluler.

"Status Waspada, artinya Pemda yang berada di status Waspada harus memperhatikan peringanan dini dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai," imbaunya.

"Kemungkinan air laut akan naik ke daratan, tetapi kedalaman berkisar kurang dari 0,5 meter," sambung Sutopo.

BPBD telah memerintahkan masyarakat agar menjauh dari pantai. Gempa tersebut dirasakan warga di Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Pulau Bali hingga Jawa Timur bagian Timur. Guncangan sangat keras dirasakan warga di Kota Mataram.

Masyarakat pun berhamburan keluar rumah, berlalu lalang di jalan dengan kondisi gelap gulita karena listrik padam. Hingga saat ini telah terjadi 14 kali gempa susulan.

Berdasarkan laporan BMKG telah terjadi tsunami dengan ketinggian air yang naik ke daratan mencapai 10-13 cm. Diperkirakan maksimum ketinggian tsunami 0,5 meter.

Berdasarkan analisis peta guncangan gempa, intensitas gempa di Kota Mataram VIII MMI, Kabupaten Karangasem VI MMI, Ubud V MMI, Denpasar IV MMI, Kuta IV MMI, Tabanan V MMI, Singaraja III MMI, Negara IV MMI, Banyuwangi III MMI, Jember III MMI, dan Malang II MMI.

Dengan melihat kondisi tersebut diperkirakan kerusakan bangunan banyak terjadi di Kota Mataram.

(csp/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar