Gempa 7,4 Magnitude di Maluku Utara Berpotensi Tsunami, Warga Ngungsi

Gempa 7,4 Magnitude di Maluku Utara Berpotensi Tsunami, Warga Ngungsi

Ilustrasi (Pixabay)

(rel/rzd)

Jumat, 15 November 2019 | 00:22

Analisadaily (Maluku) – Maluku Utara diguncang gempa bumi berkekuatan 7,4 Magnitude. Gempa bumi yang terjadi pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB ini berlokasi di 1,63 Lintang Utara, 126,40 Bujur Timur atau 134 Km Barat Laut Jailolo.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami terkait gempa bumi ini. Daerah berpotensi tsunami adalah Halmahera dan Kota Ternate, serta Kota Bitung, Sulawesi Utara, berstatus waspada.

Dilansir dari Antara, warga di pesisir pantai mencari tempat di ketinggian untuk mengantisipasi tsunami akibat gempa. Hal ini dilaporkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung, Rudy Wongkar.

“Warga pesisir sementara mengungsi karena ada peringatan dini tsunami,” kata Rudy.

Diungkapkan Rudy, kondisi air saat terjadi gempa masih normal dan belum ada kenaikan permukaan laut. Warga yang mengungsi berasal dari Kecamatan Madidir, Aertembaga, dan Maesa.

“Mereka mencari tempat ketinggian. Kami harap warga tetap tenang,” ungkapnya.

Sementara di Maumbi, Minahasa Utara, warga berhamburan keluar rumah saat gempa terjadi. Warga ketakutan karena gempa terasa sangat kuat.

“Kami ketakutan. Tadi saat gempa, kami sedang tertidur. Kami terbangun karena gempa, dan lari keluar rumah,” sebut warga Minahasa Utara, Albert. 

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar