Geledah PN Medan, KPK Amankan 30 Berkas Sebagai Barang Bukti

Geledah PN Medan, KPK  Amankan 30 Berkas Sebagai Barang Bukti

PN Medan.

(jw/rzd)

Kamis, 30 Agustus 2018 | 14:48

Analisadaily (Medan) - Sejak Rabu (29/8) pukul 23.30 WIB hingga Kamis (30/8) pukul 06.00 WIB, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di gedung B Pengadilan Negeri (PN) Medan terkait  penyidikan dugaan suap.

"Dalam penggeledahan itu, ada empat orang penyidik KPK yang membawa surat perintah untuk melakukan penggeledahan," kata Humas PN Medan, Erintuah Damanik.

Erintuah menjelaskan, pada penggeledahan tersebut KPK menggeledah ruangan Ketua, ruangan wakil, serta meja milik hakim ad hock Merry Purba, meja hakim Sontan Marauke Sinaga, dan meja milik panitera pengganti, Helfandi.

"Dalam penggeledahan, penyidik menyita sejumlah dokumen barang bukti.  Dari salinan BAP, sedikitnya 30 barang bukti yang diambil penyidik KPK dari ruang Ketua PN Medan, Marsuddin Nainggolan," jelasnya.

"Contohnya salinan elektronik, handphone merek Apple, satu buah media penyimpanan elektronik. Kemudian satu bundel surat keputusan Ketua Pengadilan Negri Medan. Surat keputusan khusus tentang penunjukan hakim majelis. Satu bundel tentang penetapan majelis hakim tetap dan panitera pengganti. Ini dari meja Ketua PN semua," sambung Erintuah.

Erintuah juga mengungkapkan, saat penggeledahan tersebut, beberapa segel yang dipasang oleh KPK pada Selasa (28/8) kemarin sudah dilepas.

"Saat ini tim KPK yang berjumlah 4 orang itu tengah berada di ruang Ketua untuk meminta berkas yang diputus kemarin. Kita sedang memfotocopy berkas untuk diserahkan kepada KPK memyangkut permasalahan lebih lanjut yang ditetapkan sebagai tersangka kemarin," pungkasnya.

Untuk diketahui, penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik KPK buntut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan terhadap beberapa petinggi PN Medan.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar