Gelar Operasi Pekat, Polsek Lolowau Nias Selatan Kembali Sita 175 Liter Tuak Suling

Gelar Operasi Pekat, Polsek Lolowau Nias Selatan Kembali Sita 175 Liter Tuak Suling

Barang bukti yang disita.

(rel/rzd)

Kamis, 16 Agustus 2018 | 13:00

Analisadaily (Nias) - Petugas Kepolisian Sektor Lolowau Polres Nias Selatan Sumatera Utara kembali menggagalkan peredaran minuman keras jenis tuak suling sebanyak 175 liter yang berasal dari Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan.

Minuman keras tersebut ditemukan petugas di dalam mobil penumpang jenis L300, saat sedang melakukan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di jalan umum Desa Botohili Kecamatan Lolowau Kabupaten Nias Selatan pada Senin (13/8) kemarin.

Informasi diperoleh, awalnya petugas Polsek Lolowau yang sedang melakukan razia di jalan umum Desa Botohili Kecamatan Lolowau Kabupaten Nias Selatan mencurigai satu unit mobil penumpang jenis L300 dengan nomor polisi BB 1074 TA.

Petugas kemudian memberhentikan mobil tersebut dan melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat. Namun saat sedang memeriksa kelengkapan surat surat kendaraan, pengemudi mobil mulai gelisah dan menimbulkan kecurigaan terhadap polisi.

Petugas yang curiga kemudian melakukan pemeriksaan barang-barang yang berada di dalam mobil dan menemukan 5 jerigen yang berisi cairan, yang setelah diperiksa ternyata cairan tersebut adalah tuak suling. Polisi langsung memboyong pengemudi mobil beserta barang bukti ke Polsek Lolowau.

Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu melalui Kapolsek Lolowau Iptu A. Yunus Siregar mengatakan, saat itu pihaknya sedang melakukan Operasi Pekat di jalan umum Desa Botohili, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan.

"Saat dilakukan pemeriksaan surat-surat, pengemudi yang diketahui bernama Hecatolo Bulolo alias Heca (29) terlihat gelisah. Kemudian kita lakukan pemeriksaan terhadap barang-barang bawaan dan ditemukan 5 jerigen tuak suling dengan volume total sekitar 175 liter," kata Yunus, Kamis (16/8).

Kemudian saat dimintai keterangan di Polsek, lanjut Yunus, pengemudi mobil yang merupakan warga Desa Hililewuo, Kecamatan Ulonoyo, Kabupaten Nias Selatan tersebut mengaku membeli tuak suling dari Kecamatan Huruna, Kabupaten Nias Selatan.

"Jadi tuo nifaro itu dibelinya dari Desa Sifaroasi Kecamatan Huruna dan akan di bawa ke Desa Godu Kecamatan Susua Kabupaten Nias Selatan. Saat ini barang bukti 5 jerigen tuak suling tersebut kita sita dan diamankan di Polsek Lolowau," sambung Yunus.

"Kita akan terus melaksanakan Operasi Pekat termasuk memberantas peredaran minuman keras tanpa izin, khususnya di wilayah Hukum Polsek Lolowau, sesuai dengan perintah Kapolres Nias Selatan untuk menegakkan Peraturan Bupati Nias Selatan Nomor 04.20_33 Tahun 2017 tentang Larangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Nias Selatan," pungkas Yunus.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar