Gedung Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah Diresmikan

Gedung Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah Diresmikan

Peresmian gedung Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah ditandai penguntingan pita oleh Kepala Biro Binsos Sumatera Utara, HM Yusuf, Senin (12/11)

(hers/csp)

Senin, 12 November 2018 | 22:30

Analisadaily (Medan) - Kepala Biro Pembinaan Sosial dan Kemasyarakatan Sumatera Utara, H M Yusuf MM, meresmikan pemakaian gedung Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah di Jalan Kutilang, Sei Sikambing B, Kota Medan, Jumat (9/11).

Acara didahului peletakan batu pertama gedung Pusat Kemanusiaan Asia Muslim Charity Foundation atau Yayasan Muslim Asia Sumatera Utara (AMCF).

H M Yusuf mengatakan, sebagai lembaga yang akan ‘mencetak’ ulama, keberadaan Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah harus berperan aktif dalam pembangunan masyarakat, terutama dalam keagamaan.

Keberadaan Pusat Kemanusiaan AMCF, sambungnya, salah satu upaya meningkatkan sumber daya manusia khususnya dalam bidang pendidikan yang mencakup ilmu pengetahuan serta iman dan taqwa.

“Saya menyambut baik upaya pengurus Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah dalam membangun gedung pendidikan dan dakwah ini,” ujar Yusuf, yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Dalam sambutan tertulis sebagaimana yang dibacakan, Edy berharap gedung Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya.

Hadir dalam acara itu, Founder dan donatur AMCF Syeikh, Dr Mohammad Mohammad Thoyyib Khoory dari Uni Emirat Arab (UEA), Ketua Dewan Pembina AMCF, Al-Ustadz Ahmad Yaman Lc MA, Direktur AMCF, Ahmad Faisal Siregar.

Rektor UMSU Medan, Dr Agussani MAP, Direktur Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah Medan, H Fajar Hasan Mursyid Lc MA, Ketua Komisi Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat MUI Medan/Pimpinan Majlis TaklinKBIH Jabal Noor Medan, Al-Ustadz KH Zulfiqar Hajar Lc serta Camat Medan Sunggal, M Indra Mulia Nasution MSi.

Saat bersamaan, Founder dan donatur AMCF, Syeikh Dr Mohammad Mohammad Thoyyib Khoory menyampaikan, semua pencapaian prestasi dan anugerah dari Allah ini tidak terlepas dari bantuan para donatur.

“Dua tahun lalu, jumlah mereka yang belajar di Ma’had hanya 100-200 orang saja. Sekarang, jumlahnya lebih banyak lagi,” katanya.

Direktur Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah Medan, Fajar Hasan Mursyid menuturkan, keberadaan gedung  Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah ini merupakan tempat mendalami bahasa Arab yang bekerjasama dengan PW Muhammadiyah dan UMSU.

“Juga bergerak dalam ‘Tahfizh Alquran’ (penghafalan Alquran) yang saat ini diikuti 150 orang peserta, dan dakwah mengoptimalkan siswa-siswi dan mahasiwa dalam berdakwah, khususnya Training of Tranner (ToT) sebagai khatib dan imam shalat,” tuturnya.

Rektor Universitas Muhammadyah Sumatera Utara, Dr. Agussani mengungkapkan, kerjasama Ma’had dengan UMSU sejak tahun 2005. Sebelum adanya kerjasama ini, ijazah yang dikeluarkan Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah berupa ijazah bernama ‘Syahadah’.

“Namun setelah kerjasama dengan UMSU, alumnusnya mendapatkan dua ijazah, yakni ‘Syahadah’ dari Ma’had dan ijazah dari Ditjen Dikti Kementerian Dikti RI. Saya harap kerjasama ini terus dilanjutkan pada masa mendatang,” harapnya.

Acara peresmian ditandai penguntingan pita tanda peresmian pemakaian gedung Ma’had Abu Ubaidah bin Al-Jarrah oleh Kepala Biro Binsos Pemprovsu HM Yusuf.

(hers/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar