Gara-gara Mobilnya Ditarik Leasing, Nasabah Bakar Kantor Mandiri Tunas Finance

Gara-gara Mobilnya Ditarik Leasing, Nasabah Bakar Kantor Mandiri Tunas Finance

Kantor Mandiri Tunas Finance dibakar nasabah, Jumat (20/7).

(jw/rzd)

Jumat, 20 Juli 2018 | 16:59

Analisadaily (Medan) - Seorang nasabah Mandiri Tunas Finance melakukan aksi nekat dengan membakar kantor tersebut, yang berada di Jalan Ring Road, Pasar II, Lingkungan 9, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.

Informasi diperoleh Analisadaily.com, Jumat (20/7), aksi nekat yang dilakukan nasabah tersebut dipicu rasa kecewa karena mobilnya ditarik pihak leasing.

"Dia enggak terima mobilnya ditarik. Bawa bensin, langsung membakar. Itu tadi informasi dari kepala cabangnya," kata petugas parkir yang berada di lokasi.

Kepala Lingkungan IX Tanjung Sari, Medan Selayang, M Yahman (72) mengatakan, akibat ulah nasabah tersebut, lima orang yang berada di dalam gedung Mandiri Tunas Finance terkena luka bakar.

"Korban yang terbakar itu langsung dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Yahman menjelaskan, informasi yang diterimanya, nasabah tersebut datang membawa dua botol diduga berisi bahan bakar. Setelah itu dia melakukan aksi nekatnya.

"Saya enggak tahu kejadiannya seperti apa. Apakah bakar diri, apakah membakar, saya enggak tahu pasti," jelasnya.

Dari beberapa orang saksi yang melihat, korban masuk ke dalam gedung. Pelaku sempat dihalangi Satpam, namun pelaku langsung masuk dan melemparkan botol yang berisi bensin tersebut ke lobby gedung.

Kantor Mandiri Tunas Finance dibakar nasabah, Jumat (20/7).

Kantor Mandiri Tunas Finance dibakar nasabah, Jumat (20/7).

Setelah melakukan pembakaran dan ikut terbakar, pelaku lari ke arah Simpang Melati. Warga melihat pelaku sempat membuka baju dan celananya yang terbakar.

"Dia minta tolong ke warga, sempat menghentikan mobil, habis itu lari," ucap seorang warga yang melihat kejadian tersebut, Jack.

Tidak lama berselang, petugas pemadam kebakaran datang dan api berhasil dipadamkan.

"Kerusakan gedung mencapai 50 persen," kata Manager Pusdalops BPBD Medan, M Yunus.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar