Forum Masyarakat Peduli Pasar Kritisi Pansus LKPj DPRD Medan

Forum Masyarakat Peduli Pasar Kritisi Pansus LKPj DPRD Medan

Koordinator Forum Masyarakat Peduli Pasar Kota Medan, Hendra Hidayat.

(rel/eal)

Minggu, 22 Juli 2018 | 18:41

Analisadaily (Medan) - Polemik pembahasan Pansus LKPj 2017 DPRD Medan terkait PD Pasar Medan berbuntut panjang. Bahkan sikap Dirut PD Pasar Medan dianggap Ketua Pansus sebagai sikap yang kurang bijak.

Hal inipun mendapat tanggapan dari Koordinator Forum Masyarakat Peduli Pasar Kota Medan, Hendra Hidayat.

Menurutnya, polemik itu akan menimbulkan komentar publik yang menganggap ganjil sikap Pansus DPRD Medan. Sebab mestinya hal-hal yang kurang substansi tidak perlu dibahas oleh Pansus LKPj 2017 DPRD Medan.

"Ketua Pansus itu fokus aja dengan tugas dan fungsinya, tak usah ngotot membahas hal yang tidak urgen. PD Pasar ini sudah bagus dan banyak kemajuan dengan menyumbang PAD yang cukup besar," ujar Hendra, Minggu (22/7).

Hendra menilai ada yang aneh jika Pansus LKPj 2017 DPRD Medan terlalu sibuk membahas sesuatu yang tidak penting.

"Nanti kalau Pansus ini ngotot kali membahas yang aneh-aneh di luar substansi pembahasan, tampak kali Pansus ini juga ingin yang aneh-aneh. Sudah jadi rahasia umum BUMD sering dijadikan komoditi untuk memenuhi kebutuhan oknum dengan berbagai kepentingannya. Jadi jangan lagi ada yang main-main. Kalau kita akan sikapi lebih serius. Kita juga tidak ingin DPRD Medan bernasib sama dengan anggota DPRD Sumut. Apalagi menjadikannya sebagai bancakan proyek, pasti kita lapor ke KPK," tegas Hendra.

Hendra menyebut bahwa harapan masyarakat agar kinerja DPRD Medan bisa lebih baik dan fokus pada hal-hal yang lebih penting dan diutamakan untuk kepentingan umum serta kemajuan Kota Medan. Bukan untuk membahas persoalan yang subjektif dan sifatnya pribadi.

Sebelumnya isu yang beredar menyebut bahwa ada permintaan-permintaan yang tidak dipenuhi oleh Dirut PD Pasar sehingga membuat oknum di Pansus LKPj berang meski pembahasan Pansus LKPj 2017 DPRD Medan sudah selesai.

(rel/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar