Festival Bunga dan Buah di Karo Targetkan 100.000 Pengunjung

Festival Bunga dan Buah di Karo Targetkan 100.000 Pengunjung

Festival Bunga dan Buah 2019.

(jw/rzd)

Sabtu, 6 Juli 2019 | 18:25

Analisadaily (Medan) - Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) sangat optimisitis dengan penyelenggaraan Festival Bunga dan Buah 2019 dapat menjaring pengunjung hampir dua kali lipat dari event yang sama sebelumnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo, Mulia Barus mengatakan, pada pelaksanaan Festival Bunga dan Buah yang digelar 2017 lalu, jumlah pengunjung tercatat sebanyak 60 ribu orang. Kali ini Pemkab Karo menargetkan kunjungan jauh lebih banyak.

"Tahun ini kami targetkan jauh lebih banyak, paling tidak sampai 100 ribu orang," katanya, Sabtu (6/7).

Menurut Mulia, tahun lalu event ini tidak dilaksanakan karena ketiadaan alokasi anggaran. Pada tahun ini APBD Karo mengalokasikan dana lebih dari Rp 642 juta untuk membiayai kegiatan. Festival dikemas dengan memamerkan keunggulan Kabupaten Karo, berbagai komoditas bunga, buah, dan sayur.

"Kemudian disinergikan dengan kegiatan lain seperti karnaval pakaian adat dan mobil hias. Semuanya menggunakan hiasan bunga-bunga dari Kabupaten Karo," jelasnya.

Festival yang digelar pada 5 hingga 7 Juli 2019 ini dimeriahkan 40 partisipan pameran dan 35 mobil hias peserta karnaval, baik dari dalam maupun luar Sumut. Ditambah lagi 15 jenis perlombaan, kegiatan sepeda santai, serta camping ground di Bukit Gundaling.

"Festival ini digelar untuk mempromosikan potensi dan keunggulan Kabupaten Karo, serta salah satu upaya mendongkrak ekonomi masyarakat. Sekalian juga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Tanah Karo," tuturnya.

Pada tahun 2018, Dispar Karo mencatat jumlah kunjungan wisatawan ke daerahnya sebanyak 800 ribu orang. Dengan penyelenggaraan event-event seperti ini, mereka optimistis jumlah itu akan meningkat.

"Kegiatan ini dulu dilaksanakan sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan atas hasil pertanian yang melimpah. Seiring perjalanan waktu, banyak dilakukan kreasi dan inovasi, termasuk mengubah namanya menjadi Festival Bunga dan Buah," terang Mulia.

Pada penyelenggaraan tahun ini juga diadakan setidaknya dua hal baru, pendirian stand Kampung Buah dan stand Kampung Kopi. Festival Bunga dan Buah tahun ini juga menjadi satu dari dua event di Tanah Karo yang masuk dalam kalender wisata nasional. Satu event lainnya adalah Tour de Sinabung yang akan digelar pada September.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar