Fenomena Equinox di Indonesia Tidak Sampai 40 Derajat Celcius

Fenomena Equinox di Indonesia Tidak Sampai 40 Derajat Celcius

BMKG

(jw/eal)

Sabtu, 18 Maret 2017 | 19:44

Analisadaily (Medan) - Menanggapi beredarnya berita yang menyebutkan bahwa saat equinox suhu di Indonesia bisa mencapai 40 derajat celcius, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan angkat bicara.

Equinox merupakan salah satu fenomena astronomi ketika matahari melintas garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun. Saat fenomena itu berlangsung, di luar bagian bumi hampir relatif sama termasuk bagian utara maupun selatan.

Kabid Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Syahnan mengatakan, Indonesia khususnya Sumatera Utara, saat equinox suhunya tidak sampai 40 derajat celcius.

"Di Indonesia memang terasa, tetapi tidak terlalu berdampak. Untuk Sumut tidak signifikan terasa. Kalau pun ada panas, tetapi tidak sampai yang 40 derajat celsius. Karena biasanya di Sumut itu paling 33-34 derajat celcius. Jadi tidak terlalu dikhawatirkan," kata Syahnan kepada Analisadaily.com via seluler, Sabtu (18/3).

Equinox bukan merupakan fenomena seperti Heatwave yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah yang bisa mengakibatkan peningkatan suhu udara secara besar dan bertahan lama.

Syahnan juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari equinox sebagaimana isu-isu yang berkembang.

"Masyarakat jangan terlalu khawatir karena tidak terlalu menimbulkan dampak yang besar. Maka saat sedang memasuki musim pancaroba, sebaiknya masyarakat tetap mengantisipasi kondisi cuaca dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan," imbaunya.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar