Erdogan Lepas Kapal Listrik Menuju Indonesia

Erdogan Lepas Kapal Listrik Menuju Indonesia

Kapal pembangkit tenaga listrik produksi Karadeniz Holding.

(hers/rzd)

Rabu, 16 November 2016 | 16:32

Analisadaily (Turki) - Empat kapal pembangkit tenaga listrik produksi Karadeniz Holding, termasuk dua kapal listrik terbesar di dunia, telah siap berlayar ke Myanmar, Ghana dan Indonesia. Dua dari empat kapal itu merupakan pesanan pemerintah Republik Indonesia (RI).

Siaran pers Karpowership Indonesia yang diterima Analisadaily.com, Rabu (16/11) menginformasikan, upacara keberangkatan dan melepas empat kapal itu sekaligus menandai proses pembuatan 14 kapal pembangkit listrik baru yang akan selesai tahun 2017 berlangsung di Istanbul, Minggu (13/11) lalu.

Upacara tersebut dihadiri Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Binali Yidrim, Menteri Transportasi, Kelautandan Komunikasi Turki, Ahmet Arslan dan Chairman dari Galangan Kapal Sedef, Metin Kalkavan.

Empat kapal pembangkit listrik di antaranya dilepas berlayar dari Galangan Kapal Tuzla Sedef, Istanbul, Turki. Dua kapal yang akan berlayar ke Indonesia adalah Karadeniz Powership Gokhan Bey dan Karadeniz Powership Yasin Bey yang memiliki kapasitas 120 MW.

Dua kapal lainnya yaitu Karadeniz Powership Osman Khan akan berlabuh di Afrika Barat, Ghana, dan Karadeniz Powership Onur Sultan akan berlabuh di Myanmar.

Karadeniz Holding merupakan perusahaan Turki yang memiliki 13 armada kapal pembangkit tenaga listrik terbesar dunia. Saat ini Karadeniz terus mengembangkan armadanya.

Kapal Karadeniz Powership Osman Khan dan Karadeniz Powership Onur Sultan merupakan kapal pembangkit tenaga listrik terbesar di dunia. Kedua kapal itu berkapasitas sebesar 480 MW dan memiliki panjang 300 meter. Kapal ini rampung dikerjakan Karpowership sesuai jadwal.

Kapal untuk Belawan

Informasi terdahulu diterima Analisadaily.com, Kapal berlambung “Orhan Ali Khan” berbobot 50.000 ton dengan 24 mesin pembangkit yang menghasilkan 470 megawatt (MW) akan ditempatkan di Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Kapal listrik yang dikontrak selama lima tahun itu sebagaimana diinformasikan oleh Direktur Karpowership wilayah Asia Pasifik, Ufuk Berk, beberapa waktu lalu, akan tiba di Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara pada Februari 2017.

Orhan Ali Khan, demikian lambung kapal itu diberi nama, merupakan kapal terbesar dari lima kapal yang dikontrak pemerintahan Presiden Jokowi dan dijadwalkan berlayar dari Istanbul Turki, Januari 2017 menuju Belawan, di pulau Sumatera bagian Utara.

“Diharapkan Orhan Ali Khan dapat mengurangi defisit energi listrik di Sumut yang diperkirakan mencapai 2000 MW,” bunyi pernyataan dalam siaran pers.

Sebagaimana diketahui, KarPowership adalah perusahaan pembuat kapal pembangkit listrik yang berkantor pusat di Istanbul Turki, mengisi kekosongan yang penting dalam kebutuhan energi global dengan berbagai kapal pembangkit listrik yang dimiliki.

Kapal ini dikembangkan untuk menyediakan solusi bagi kebutuhan listrik dari berbagai negara. Kapal pembangkit tenaga listrik ini sepenuhnya dirancang oleh insinyur dari Turki dan dibangun di Tuzla dan Yalova, Istanbul.

Kapal pembangkit tenaga listrik sudah dikontrak untuk memasok 27 persen tenaga listrik untuk Lebanon, 22 persen untuk Ghana, 16 persen untuk Zambia dan 31 persen untuk Sulawesi Utara (Indonesia), sama besarnya dengan tambahan pasokan 15% dari total pembangkit listrik Irak dengan 3 kapal pembangkit tenaga listrik selama 6 tahun terakhir.

Terbesar di Dunia

“Sebagai Karadeniz Holding, kami merupakan perusahaan pertama di Turki yang mengekspor listrik. Di atas prestasi ini, kami juga telah membangun armada kapal pembangkit tenaga listik pertama dan terbesar dengan jumlah 13 kapal pembangkit tenaga listik dan memiliki kapasitas 2.700 MW. Bahkan, kapasitas kapal kami akan mencapai 4.500 MW, dengan penambahan 14 kapal pembangkit tenaga listrik yang akan kami mulai buat,” kata CEO Karadeniz Holding, Orhan Karadeniz.

“Kapasitas yang kami miliki ini lebih tinggi daripada negara-negara lain di dunia. Sebagai pengusaha yang berasal dari Turki, kami sangat bangga dengan proyek kapal pembangkit tenaga listrik ini karena melibatkan usaha keras insinyur, pekerja, galangan kapal, bank, penanam modal dan lebih dari 2.000 pegawai Karadeniz Holding,” lanjutnya.

14 kapal pembangkit tenaga listrik yang akan diselesaikan di akhir tahun 2017: Karadeniz Powership Orka Sultan   420 MW. Karadeniz Powership Orhan  Ali Khan 420 MW. Karadeniz Powership Ibrahim Bey 120 MW. Karadeniz Powership Mehmet Bey 120 MW. Karadeniz Po wership Koray Bey  40 MW. Karadeniz Powership Metin Bey 40 MW.

Berikutnya Karadeniz Powership Nezih Bey 40 MW. Karadeniz Powership Göktay Bey 40 MW. Karadeniz Powership Göksel Bey 40 MW. Karadeniz Powership Faruk Bey 60 MW. Karadeniz Powership Ebru Sultan 80 MW. Karadeniz Powership Filiz Sultan 80 MW. Karadeniz Powership Selma Sultan 80 MW. Karadeniz Powership Sibel Sultan 80 MW.

(hers/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar