Enam Perpustakaan di Sumut Diakreditasi

Enam Perpustakaan di Sumut Diakreditasi

Visitasi akreditasi (Ist)

(rel/rzd)

Selasa, 17 September 2019 | 22:09

Analisadaily (Medan) - Sebanyak enam perpustakaan di Sumatera Utara (Sumut) diakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Perpustakaan-Perpustakaan Nasional RI. Akreditasi dilaksanakan mulai tanggal 16 hingga 18 September 2019.

Keenam perpustakaan yang diakreditasi, Perpustakaan UIN Sumut, Perpustakaan Universitas Pembangunan Panca Budi Medan, Perpustakaan STAI-JM Medan, Perpustakaan Khusus RS Pirngadi Medan, Perputakaan SMA Unggulan CT Foundation Medan, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan.

Kasie Pemberdayaan SDM Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut, Suriadi mengatakan, pembinaan dilakukan dengan membantu cara pengisian borang akreditasi perpustakaan, dan berkolaborasi bersama perguruan tinggi yang perpustakaannya sudah terakreditasi A untuk melakukan simulasi.

“Dari hasil simulasi yang dilakukan maka diketahui kekurangan, sehingga dilakukan penyempurnaan. Itulah yang kita lakukan sebagai pembina,” kata Suriadi usai mendampingi asesor melakukan visitasi akreditasi perpustakaan di Perpustakaa Khusus RS Pirngadi Medan, Selasa (17/9).

Asesor Perpustakaan yang juga Sekretaris LAP-N, Perpusnas RI, Zurniaty Nasrul menyebut, rata-rata perpustakaan yang diakreditasi sudah siap karena memang ada pembinaan dari Dinas Perpustakaan dan Arsi Provsu. Dari enam perpustakaan divisitasi ditemui beragam yang perlu dibenahi seperti di koleksi yang harus dilengkapi, desain gedung perpustakaan, dan lainnya.

“Ada enam komponen yang dinilai seperti komponen koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga perpustakaan, komponen penyelenggaraan dan pengelolaan, serta komponen penguat yang berisi inovasi/kreatifitas, keunikan, prestasi/apresiasi dan komitmen pimpinan. Itu beragam, tidak bisa dirata-rata, tetapi ada yang masih berada di standar minimal, tetapi sebagian melebihi standar,” sebut Zurniaty.

Menurutnya, seharusnya di setiap kabupten/kota ada perpustakaan yang siap untuk diakreditasi dan diusulkan ke Dinas Perpustakaan dan Arsip Provsu. Nantinya LAP-Perpusnas RI akan menurunkan asesor untuk melakukan akreditasi.

“Apalagi akreditasi ini kan biaya APBN,” ujarnya.

Di Sumut, ada sejumlah perpustakaan yang mengajukan akreditasi mandiri karena memang sebelumnya mereka sudah diakreditasi oleh LAP-Perpusnas RI, sehingga tidak bisa lagi melalui biaya APBN.

Pantauan wartawan, dua asesor perpustakaan yang datang, Zurniaty Nasrul, dan Arsi Suparni (Pustakawan Ahli Madya) disambut Direktur RSUD Pirngadi Medan, dr Suryadi Panjaitan didampingi Wadir Pelmed, dr Syamsul dan Wadir Admum, M Reza Hanafi serta Kepala Seksi Perpustakaan, Latifah Hanim.

Kepala Seksi Perpustakaan, Latifah Hanim mengaku sangat puas dan bangga perpustkaan yang dipimpin sudah diakreditasi. Terkait sejumlah saran dari asesor, tentunya akan dilakukan penyempurnaan sebagai komitmen dari pimpinan.

Sebelumnya di hari pertama, Senin (16/9), kedua asesor melakukan visitasi di Perpustakaan UIN Sumut. Kedua asesor disambut dengan relawan perpustakaan UINSU dan pengalungan ulos.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar