Empat Pemuda Diamankan Karena Menyamar Sebagai Polisi

Empat Pemuda Diamankan Karena Menyamar Sebagai Polisi

Wadir Reskrimum Polda Sumatera Utara, AKBP Donald P Simanjuntak, menunjukkan senjata yang dipakai empat pemuda melakukan aksinya, Kamis (11/7)

(jw/csp)

Kamis, 11 Juli 2019 | 13:43

Analisadaily (Medan) - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara mengamankan empat pelaku pencurian dengan kekerasan. Para pelaku melancarkan aksinya dengan menggunakan penyamaran sebagai anggota polisi.

Wadir Reskrimum Polda Sumatera Utara, AKBP Donald P Simanjuntak menyampaikan, tidak hanya itu, mereka juga menggunakan senjata air softgun untuk menakuti korbannya agar terlihat sebagai anggota polisi.

Komplotan ini berjumlah enam orang, tapi petugas hanya berhasil mengamankan empat orang, dua orang lainnya masih dalam pengejaran. Pelaku yang diamankan Gokroha Satu Sangkapta Manalu (37), Muda Remaja Parlis (37), Andri Syahputra (30) dan M Rahul (26).

"Sedangkan yang masuk daftar pencarian oran berinisial S alias T (40) dan B (35). Keduanya tersangka itu masih dalam pengejaran petugas," papar AKBP Donald di Mapolda Sumatera Utara, Kamis (11/7).

AKBP Donald menceritakan, kelompok ini melancarkan aksinya pada Jumat (28/6) pukul 01.20 WIB di Pinggir Jalan di Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Saat itu, korban bernama M Imam Syahfii, profesinya sebagai juru Parkir Jalan Haji Jalal, Gang Tabah Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis, Deli Serdang, sedang duduk di atas sepeda motornya. Tapi kemudian datang satu unit mobil warna silver berhenti didekat Imam.

Lanjut AKBP Donald, enam pemuda ini turun dari mobil dan mendekati korban, dan mengaku kepada Imam, bahwa mereka sebagai anggota polisi. Lalu menuduh Imam sebagai bandar narkoba sambil menodongkan air softgun dan menutup kepala korban pakai goni, serta memiting leher korban.

“Imam kemudian di masukan ke mobil. Pelaku memborgol serta memukulinya. Sepeda motor, ponselnya dibawa dan dia diturunkan di Lapangan Ladon Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan," sambung AKBP Donald.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan pidana 12 tahun penjara.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar